Minta Ortu Bayar Rp 2,3 M untuk Pernikahan, Pengantin Wanita Dikecam Netizen

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 14 Jul 2019 14:48 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Setiap orang memiliki preferensi sendiri dalam hal pernikahan. Beberapa orang menginginkan resepsi pernikahan kecil yang intim, sementara yang lain lebih mewah lebih baik.

Wajar saja jika pengantin yang menginginkan pernikahan mewah harus rela membayarnya dengan biaya sendiri. Tapi pengantin wanita mengungkap bahwa dia meminta orang tua untuk membayar pernikahannya hingga lebih dari £131.000 atau sekitar Rp 2,3 miliar. Karena itu, ia mendapat berbagai kritikan.

Seorang wanita bernama Emily baru-baru ini mengungkapkan bagaimana dia menginginkan pernikahan yang besar dan mewah. Namun, setelah kehilangan pekerjaannya, ia tidak mampu membayar semua kemewahan yang ia inginkan.

Alih-alih menghemat atau memangkas biaya pernikahannya dan membayar tagihan, Emily menjelaskan bagaimana ia membiarkan orang lain membayar untuk hari besarnya. Berbicara kepada Refinery29, wanita yang berasal dari Arizona ini mengakui bahwa ia hanya berkontribusi kecil untuk biaya pernikahannya.

"Pada dasarnya orangtua saya membayar semuanya. Saya membayar sedikit, seperti hadiah pengiring pengantin saya, tetapi saya kehilangan pekerjaan sebulan setelah bertunangan, jadi saya tidak memiliki penghasilan selama sekitar setengah dari waktu saya yang sedang merencanakan pernikahan," ungkapnya.

Emily pun menambahkan ingin berkontribusi lebih banyak, namun tak memiliki uang di akun bank-nya. Beruntung orangtuanya sangat murah hati.

"Suamiku membayar cincin pertunangan, perjalanan pertunangan kami ke Kanada, tuksedo dan barang-barang yang berkaitan dengan pengiring pria, dan bagiannya dari pesta bujangan," terang Emily.

Sementara itu, orangtua dari suami Emily pun ikut membayar biaya pernikahannya. Ibu mertuanya membayar untuk makanan, dan ayah suaminya memberi Rp 70 juta untuk bulan madu.

Wanita berusia 29 tahun ini mengatakan total biaya pernikahan adalah sekitar Rp 2,3 miliar dan orangtuanya menutupi biaya untuk persiapan pernikahan, foto pertunangan, biaya yang berkaitan dengan gereja, upacara, pakaiannya, dan resepsi, termasuk kembang api. Emily mengakui bahwa dia merasa bersalah tentang jumlah yang mereka habiskan untuk hal-hal ini.

"Tetapi orang tua saya, suami dan saya semua sepakat sejak awal bahwa kami menginginkan pernikahan yang besar dan menyenangkan, dan itu mahal," ujar Emily.

"Karena saya tidak bekerja, saya harus melupakan banyak hal saat ini, dan mereka memungkinkan saya untuk menikmatinya dan tidak khawatir tentang biayanya," imbuhnya.

Emily kemudian menyarankan orang-orang yang tidak mampu mengadakan pesta besar untuk tidak mengadakan pesta, dengan menyatakan pernikahanlah yang penting, bukan pesta pernikahannya. Ceritanya itu pun membuat banyak netizen terkejut.

Tak sedikit dari mereka mengecam sang pengantin wanita dan menyebut biaya pernikahan Emily sungguh tak masuk akal. Beberapa dari netizen juga mengkritik Emily dan menyebutnya gila.

"Ini gila apalagi jika Anda tidak mampu untuk membayarnya atau menganggur," komentar netizen

"Aku bisa menggunakan jumlah uang itu untuk membeli rumah," kritik lainnya.

Simak Video "Tips Wujudkan Pernikahan Impian Dengan Budget Minim"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/ami)