Liputan Khusus Pembatalan Pernikahan

Agar Tak Senasib Seperti Asmirandah, Lakukan Hal Ini Sebelum Menikah

- wolipop Jumat, 29 Nov 2013 17:01 WIB
Dok. Thinkstock Dok. Thinkstock

Jakarta - Aktris cantik Asmirandah baru saja mengalami masalah besar dalam hubungan percintaannya. Belum genap satu bulan pernikahannya dengan Jonas Rivano, wanita yang kerap disapa Andah itu telah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama (PA) Depok.

Andah mengajukan permohonan tersebut karena masalah perbedaan keyakinan setelah menikah. Pernikahan yang seharusnya menjadi kehidupan baru bagi wanita kelahiran 5 Oktober 1989 itu kini hanya tinggal kenangan. Agar tidak senasib dengan Andah, ini yang harus dilakukan supaya tidak tertipu oleh pasangan.

1. Cari Tahu Mengenai Statusnya
Sebelum memutuskan menikah sebaiknya cari tahu mengenai statusnya, apa memang masih single atau ternyata sudah terikat dalam pernikahan dengan wanita lain. "Ini juga untuk penyidikan buat perempuan yang mau menikah harus tahu asal usul laki-laki, apa masih terikat pernikahan atau tidak, supaya tidak ada penipuan," pungkas Zuma, selaku Staff Pelayanan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK, saat diwawancarai Wolipop melalui telepon, Rabu (27/11/2013).

2. Cari Tahu Bibit Bebet Bobotnya
Cari tahu bibit bebet bobot pasangan sangat penting. Menurut Indra Noveldy, seorang relationship coach, mencegah lebih baik daripada mengobati patah hati. Maka dari itu ia menyarankan agar Anda mendapatkan pasangan yang memang serius dari awal berhubungan.

“Dapatkan pasangan yang serius sejak awal. Minta tolong sama Tuhan tunjukkan siapa dia. Cek kualitas keluarganya, bibit bebet bobotnya sangat penting, seperti kualitas hubungan dalam keluarganya gimana karena kemungkinan besar akan terjadi duplikasi setelah menikah," katanya.

3. Gunakan Akal Sehat Saat Menjalin Asmara
Kebanyakan wanita selalu terbuai dengan perasaannya daripada pikiran mereka. Padahal keduanya harus berjalan seimbang. Ketika masih pacaran, lebih baik gunakan akal sehat Anda untuk mengetahui bahwa kekasih saat ini merupakan pasangan yang baik atau tidak. Indra menuturkan, kebanyakan orang ketika masih pacaran hanya menjalani hubungan dengan perasaan. Seharusnya hati dan pikiran tetap berjalan seimbang tanpa ada yang mendominasi.

"Mau cewek atau cowok harus punya harus punya akal sehat. Lebih baik nangis bombay sekarang daripada bubarnya setelah nikah," tambahnya kemudian.

4. Perbedaan Keyakinan dan Budaya
Pasangan dengan perbedaan keyakinan sebaiknya membicarakan banyak hal sebelum menikah. Seperti yang dilansir dari About, diskusikan bagaimana Anda dan pasangan akan menikah, siapa yang akan pindah agama karena hukum pernikahan di Indonesia tidak mengizinkan pria dan wanita menikah beda agama. Tidak lupa membicarakan isu-isu lain seputar perbedaan keyakinan serta budaya yang sangat berpengaruh.

Membicarakan hal ini dari awal bukan berarti nantinya pernikahan Anda bebas konflik. Tapi setidaknya beberapa hal penting sudah disepakati untuk menghindari adanya pemalsuan identitas yang akhirnya berakhir dengan pembatalan pernikahan. Pasangan dengan kondisi seperti ini harus memiliki komitmen yang sangat tinggi, mau berkompromi, dan tidak mudah menyerah pada konflik. Tak ada salahnya meminta pendapat ahli pernikahan atau pemuka agama sebelum menjalani pernikahan.


(aln/aln)