Terlalu Ramai karena Dipakai Foto-foto, Jalanan di Paris Ini Terancam Ditutup

Hestianingsih - wolipop Senin, 11 Mar 2019 15:38 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Paris - Rue Cremieux disebut-sebut sebagai blok paling Instagrammable di Paris, karena pemandangannya yang ikonik. Setiap rumah dicat warna-warni pastel sehingga menjadikannya 'latar belakang' sempurna untuk berfoto-foto dan di-posting di media sosial.

Popularitas blok perumahan ini pun mengundang banyak wisatawan berbondong-bondong ke sini. Ada yang mengambil foto maupun video untuk di-posting ke Instagram, bahkan membuat video klip di tengah jalan Rue Cremieux.

Aktivitas para wisatawan asing maupun domestik yang bertandang ke tempat yang namanya diambil dari seorang pengacara, Adolphe Cremieux, ini, rupanya mengusik warga setempat. Mereka pun meminta pihak berwajib agar membatasi akses masuk ke Rue Cremieux untuk kalangan umum, khususnya traveler.


Seperti dilaporkan Travel + Leisure, asosiasi yang mewakili perumahan tersebut meminta pemerintah daerah Kota Paris untuk menutup jalan bagi mereka yang bukan merupakan penghuni. Larangan memasuki kompleks Reu Cremieux berlaku hanya pada sore menjelang malam dan akhir pekan.
Terlalu Ramai karena Dipakai Foto-foto, Jalanan di Paris Ini Terancam DitutupFoto: iStock

Melalui perwakilannya, penghuhi Rue Crémieux mengeluhkan suara berisik dari para turis yang berada di depan rumah. Mereka terganggu dengan suara percakapan terlalu keras, pemotretan, pembuatan video klip, bahkan ada sekelompok orang melakukan flash mob.

"Jadi seperti di neraka," kata perwakilan warga, seperti dikutip dari Refinery 29.

Ia menambahkan bahwa para penguni sebenarnya tidak terlalu keberatan jika tempatnya hanya didatangi turis pada hari-hari kerja, karena biasanya mereka tidak terlalu mengganggu. Namun lain hal nya di akhir pekan.

"Saat akhir pekan, ada 200 orang yang berada di luar jendela kami. Kami sedang makan di meja sementara orang-orang itu berfoto-foto," kata dia lagi.
Terlalu Ramai karena Dipakai Foto-foto, Jalanan di Paris Ini Terancam DitutupFoto: iStock

Para penghuni rumah berharap dengan mengajukan komplain ke pemerintah terkait, akan segera dilakukan tindakan untuk menghargai privasi mereka. Misalnya saja memasang gerbang di ujung jalan, yang akan dibuka bagi siapapun yang ingin masuk atau berfoto-foto, tapi hanya saat hari kerja dan di siang hari.


Sementara di malam hari dan akhir pekan, gerbang itu harus ditutup untuk yang bukan penghuni. Sebab saat itulah mereka ingin menikmati suasana tenang di rumah sendiri setelah pulang kerja, atau ketika ingin bersantai pada hari libur.

Rue Cremieux memang saat ini jadi salah satu lokasi paling ramai oleh para pemburu konten Instagram. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 30 ribu postingan Instagram yang men-tag Rue Cremieux pada keterangan lokasi.

Jika sampai menimbulkan keluhan dari warga dan penghuni, mungkin sudah saatnya para Instagrammer lebih memerhatikan privasi orang lain terlebih dahulu, ketimbang sibuk menghalalkan segala cara demi satu-dua like atau komentar di Instagram.
(hst/hst)