Unik, Aplikasi Kencan Online Pertemukan Jodoh Lewat Aroma Tubuh

Hestianingsih - wolipop Kamis, 18 Feb 2016 17:34 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Situs dan aplikasi perjodohan online seperti Tinder, OKCupid dan Paktor umumnya mengandalkan foto dan informasi profil untuk membantu para lajang mendapatkan jodohnya. Penampakan wajah memang menjadi faktor yang pertamakali dilihat orang saat memilih pasangan. Dilanjutkan dengan kepribadian, atau kesamaan hobi.

Jarang yang tahu, kalau mencari pasangan potensial juga bisa dilakukan dengan cara menghirup aromanya. Setidaknya itu yang diyakini perusahaan pengembang aplikasi online, Smell Dating. Berbeda dengan Tinder, OKCupid, eHarmony dan kebanyakan situs perjodohan online lainnya, Smell Dating tidak menanyakan ketertarikan seksual, gender, hobi atau pekerjaan saat Anda harus mengisi data pengguna akun. Cukup dengan memasukkan nomor telepon dan alamat surat menyurat untuk bisa sign up dan menikmati layanan ini.

Lalu bagaimana bisa aplikasi ini mendeteksi kecocokan penggunanya satu sama lain untuk mencari jodoh? Dengan membayar USD 25 atau sekitar Rp 337ribu, Anda akan dikirimi paket berisi T-shirt dan instruksi di dalamnya. Anda harus memakai T-shirt tersebut tiga hari berturut-turut tanpa menggunakan parfum dan deodoran, bahkan kalau bisa tidak mandi. Tujuannya agar aroma alami tubuh tidak tertutup wewangian lainnya.

Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti

Setelah tiga hari, pengguna aplikasi diminta mengirimkan kembali T-shirt yang sudah dikenakan tersebut. Sebagai gantinya, mereka akan menerima lagi 10 T-shirt dari sesama pengguna. Kemudian dimulailah proses pencarian jodoh. Pengguna harus mencium aroma dari masing-masing T-shirt, dan memilih T-shirt mana yang aromanya paling disukai atau paling membuat terangsang.

"Ini soal kepercayaan Anda terhadap intuisi sendiri dan tidak terjebak dalam pemikiran dan prasangka. Anda tidak bisa mengontrol apa yang membuat Anda menyukai rasa atau aroma tertentu, Anda punya keyakinan terhadap sistem sensor sendiri," jelas Tega Brain, salah satu pencipta Smell Dating, seperti dikutip Daily Mail dari Buzzfeed News.

Setelah mencium T-shirt, Anda akan memilih kaus mana yang paling disukai. Jika pemilik T-shirt tersebut juga menyukai aroma T-shirt Anda, maka Smell Dating akan mengirimkan nomor telepon masing-masing. Selanjutnya, kedua pengguna bisa mendapat kesempatan untuk saling berkomunikasi dan mendekatkan diri.

Tertarik mencoba aplikasi ini? Sayangnya, Smell Dating hanya bisa dinikmati para lajang yang tinggal di New York City, Amerika Serikat. Jumlahnya pun terbatas, hanya tersedia untuk 100 orang. Sampai berita ini diturunkan, Kamis (18/2/2016), 35 tempat sudah terisi. Siapa cepat, dia dapat.   (hst/hst)