ADVERTISEMENT

Posisi Woman On Top, Kelebihan dan Kekurangan Gaya Bercinta Favorit Wanita

Tim Wolipop - wolipop Minggu, 07 Nov 2021 21:30 WIB
Beautiful loving couple kissing in bed. beautiful young couple lying together on the bed. Romantic young couple in love lying on bed. Beautiful couple smiling in bed. Kelebihan dan kekurangan posisi woman on top. Foto: Getty Images/iStockphoto/stefanamer
Jakarta -

Survei membuktikan posisi woman on top adalah posisi seks favorit wanita. Namun posisi woman on top ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja?

survei yang dilakukan Men's Health mengungkapkan tidak hanya pria yang memandang payudara sebagai hal yang sensual tapi juga wanita itu sendiri. Lebih dari 700 wanita dilibatkan dalam survei tentang payudara, dan sebagian besar wanita menyadari bahwa payudara merupakan bagian paling penting dari identitas seksual mereka, ketimbang bagian tubuh lainnya.

Dan 78 persen wanita lebih menyukai posisi bercinta woman on top karena bisa memperlihatkan dengan jelas payudara mereka kepada pasangan ketika berhubungan seks. Bagi wanita, posisi woman on top juga memungkinkan mereka mengatur ritme ketika bercinta sehingga orgasme lebih mungkin didapat. Plus, sesekali memegang kendali dalam bercinta bisa jadi variasi yang sangat menyenangkan.

Saat melakukan posisi bercinta woman on top, wanitalah yang seringkali banyak bekerja. Sementara para pria tinggal menikmati, atau sedikit 'beraksi' dengan menyentuh pasangannya sehingga si wanita bisa lebih bergairah.

Apakah memang posisi woman on top selalu menyenangkan dilakukan? Pakar seks mengungkapkan apa saja kelebihan dan kekurangan posisi seks ini.

Kelebihan Posisi Woman On Top

Seperti dikutip dari askdanandjennifer, wanita menjadi merasa lebih seksi saat bercinta dengan posisi di atas pasangannya. Para wanita bisa dengan mudah memperlihatkan tubuhnya pada suami mereka. Para pria pun jadi lebih gampang menyentuh payudara, area bokong, punggung atau perut pasangannya.

Bagi para pria, posisi woman on top pun dapat menguntungkan untuk melambatkan tempo bercinta. Misalnya di awal penetrasi, pria yang berada di atas. Saat sudah akan mencapai orgasme, pria bisa sedikit menurunkan gairah dengan meminta Anda berada di atas. Saat Anda beraksi di atas, si dia bisa sedikit bersantai, menikmatinya.

Untuk wanita, posisi woman on top menyenangkan untuk dilakukan karena Anda bisa mengatur sendiri ritme bercinta tersebut. Anda tahu kapan harus melambatkan tempo atau mempercepatnya. Semua kendali bercinta, Anda sendiri yang menentukan. Sehingga sudah pasti, orgasme pun bisa didapatkan dengan posisi tersebut.

KLIK HALAMAN SELANJUTNYA untuk kekurangan posisi seks woman on top.

Kekurangan Posisi Woman On Top

Beberapa wanita kesulitan menyeimbangkan tubuhnya saat mereka melakukan posisi woman on top karena harus bertumpu pada lututnya. Wanita dengan kaki bagian atas tidak terlalu panjang juga bisa kesulitan melakoni posisi tersebut.

Hal itu karena saat berada di atas, lutut Anda sulit menyentuh tempat tidur sehingga untuk menyeimbangkan tubuh pun tidak mudah. Mengatasi masalah tersebut, wanita memilih bercinta dengan posisi seperti menekuk setengah lututnya.

Untuk para pria, Anda bisa membantu istri untuk menahan berat tubuhnya. Saat seorang wanita sudah semakin menikmati aksinya ketika bercinta, dia bisa lupa untuk mempertahankan keseimbangannya atau berat tubuhnya ketika berada di atas.

Itulah kelebihan dan kekurangan posisi woman on top, posisi seks yang bisa menjadi pilihan untuk wanita agar bisa orgasme saat bercinta.



Simak Video "Potret Kebersamaan Kaesang dan Erina Gudono di Upacara HUT ke-77 RI"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)