Pilih Slow Sex atau Quickie? Ini Tips Agar Keduanya Lebih Nikmat

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 17 Mei 2017 19:34 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kenikmatan bercinta sejatinya tidak ditentukan oleh seberapa lama atau intens Anda dan pasangan melakukannya. Namun entah itu slow sex, atau quickie, masing-masing memiliki keuntungan sendiri.

Di saat gairah sedang memuncak, namun hanya sedikit waktu yang tersedia, quickie sex atau bercinta kilat menjadi opsi terakhir. Apalagi bagi Anda yang memiliki kesibukan yang padat.

Sementara ketika Anda dan pasangan memiliki waktu luang, tak ada salahnya melakukan slow sex untuk mendapatkan keintiman yang lebih dalam. Bukan sekadar orgasme tapi mencari kenyamanan spiritual secara keseluruhan.

Nah mana yang Anda pilih?

Berikut tips agar sesi quickie atau slow sex Anda lebih bersensasi:


Quickie

1. Gunakan Lubrikan
Saat dikejar waktu, Anda ingin memastikan semuanya berjalan 'mulus'. Maka, tak ada salahnya untuk memanfaatkan lubrikan. Dengan begitu, Anda akan cepat sampai pada klimaks dengan kenikmatan maksimal.

2. Hayati Momen Ketergesaan
Ubah rasa ketergesaan Anda menjadi pemantik hasrat yang berapi-api. Eksekusi segala sesuatu dengan penuh hasrat.

3. Tangan Aktif Bekerja
Meski suami lebih aktif, bukan berarti Anda tinggal diam. Gunakan tangan Anda untuk menambah kenikmatan sehingga permainan cepat mencapai klimaks.

4. Komunikasi
Sembari bercinta, komunikasikan kebutuhan masing-masing. Bisa juga Anda menyelipkan kata-kata 'nakal' untuk memanaskan suasana.

5. Sex Toys
Untuk mempercepat stimulasi, tidak ada salahnya mengandalkan sex toys, entah itu vibrator atau bullet vibe. Just in case for emergency.


Slow Sex

1. Luangkan 10 Menit untuk Saling Bertatapan
Duduk santai di sofa atau tempat tidur dengan posisi saling berhadapan. Jangan terlalu serius menatapnya. Berikan tatapan hangat dan Anda boleh sesekali mengedip dan tersenyum. Awalnya mungkin akan membuat Anda berdua canggung, tapi itu wajar.

2. Bernapas Bersama
Setelah Anda dan pasangan merasa nyaman dengan bertatapan, cobalah saling mendekat dan bernapas. Hirup dan hela napas secara normal melalui hidung. Pasangan pun dengan sendirinya akan mencoba mensinkronisasikan napasnya agar sesuai dengan tarikan napas Anda. Sambil bernapas, Anda bisa meletakkan tangan ke dekat jantungnya begitu juga sebaliknya. Cara ini akan membuat hasrat seks Anda dan pasangan bertambah, tapi tetap relaks.

3. Berpelukan
Pelukan dan meringkuk bersama pasangan selama 15-20 menit akan membuat Anda dan pasangan merasa semakin dekat. Saat berpelukan, Anda bisa berciuman dan membelai rambut. Tapi jangan lebih dari itu. Jika pasangan sudah tak sabar untuk segera foreplay dan bercinta, alihkan hasratnya dengan menyelipkan humor atau mengecup dahi dan pipinya.

4. Pijatan Sensual
Usai berpelukan, Anda dan suami bisa meningkatkan intensitas kontak fisik dengan memberi pijatan satu sama lain. Gunakan minyak aromaterapi beraroma sensual seperti Ylang-ylang, Sandalwood, Melati atau Lavender untuk memijat punggung pasangan. Gunakan teknik pijatan panjang dan sedikit ditekan dari tengkuk menuju pinggang. Setelah lima menit mulai pijat di bagian dada. Lakukan secara bergantian dan rasakan tiap sentuhan yang diberikan pasanga (dtg/dtg)