2 Faktor Utama yang Membuat Wanita Sulit Orgasme Menurut Penelitian

Hestianingsih - wolipop Rabu, 24 Agu 2016 19:16 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebuah studi dari Valparaiso University, Indiana, Amerika Serikat mengungkapkan hampir setengah wanita memiliki masalah dalam mencapai orgasme saat bercinta. Penelitian yang melibatkan 866 wanita tersebut mencatat, 48 persen responden mengatakan sulit mendapatkan klimaks di hampir semua aktivitas seks mereka.

Dari hasil survei terungkap juga dua faktor utama yang membuat mereka sulit atau tidak bisa orgasme. Hampir setengah dari responden yang memiliki kesulitan orgasme mengatakan mereka kurang merasakan rangsangan seks ketika foreplay atau saat bercinta. Sehingga klimaks pun sulit didapat.

David Rowland, Ph.D., ketua penelitian tersebut menjelaskan bahwa mencapai orgasme tidak selalu berkaitan dengan stimulasi secara fisik, tapi juga emosional. Komponen psikis juga sangat berperan bagi sebagian besar wanita saat bercinta.

Wanita harus diberikan stimulasi seks yang cukup untuk membangkitkan rangsangan seksualnya untuk bisa orgasme dengan lebih mudah. Penting diketahui bagi para pria, untuk memberikan kedekatan emosional kepada pasangannya.

Misalnya saja dengan memberi pelukan hangat dan mesra, berbincang intim atau sekadar membelai rambutnya untuk mengekspresikan rasa sayang. Ketika wanita merasa dicintai dan dihargai, maka pikirannya akan lebih relaks dan berdampak positif juga bagi kehidupan seks.

Penyebab lain wanita sulit mencapai orgasme adalah kurangnya lubrikasi ketika bercinta. David seperti dikutip dari Men's Health menerangkan, wanita mungkin sudah cukup mendapatkan rangsangan seks namun Miss V-nya kesulitan memproduksi cairan lubrikan yang cukup untuk penetrasi seks.

Dalam studi yang sama, 43 persen wanita mengaku mengalami Miss V yang kering atau tidak bisa mempertahankan lubrikasinya. Perlu diketahui, lubrikasi pada Miss V membuat aktivitas bercinta terasa lebih nyaman dan menyenangkan bagi wanita. Jadi jika kurang lubrikasi, maka seks berkurang kenikmatannya.

Salah satu solusinya adalah menggunakan cairan lubrikan sintetis yang bisa didapatkan di drugstore atau toko farmasi. Pilih lubrikan bertekstur gel yang lebih mudah dibersihkan dan cenderung aman bagi organ intim karena bahannya yang berbasis air.

Penelitian dari Indiana University menunjukkan, hampir setengah wanita yang menggunakan lubrikan sintetis untuk mengatasi Miss V kering, merasa lebih mudah mencapai orgasme ketika bercinta. (hst/hst)