Saat Hamil Wanita Bisa Rasakan Kepuasan Seks Lebih Maksimal, Ini Alasannya

- wolipop Jumat, 13 Jun 2014 19:40 WIB
dok. Thinkstock
Jakarta -

Bercinta saat hamil terkadang menjadi hal yang dihindari pasangan karena khawatir membahayakan janin. Padahal kenyataannya jika kehamilan tidak berisiko, aktivitas seks tetap bisa dilakukan. Malah menurut pakar seks, bercinta ketika hamil bisa membuat wanita mendapatkan kepuasan yang lebih maksimal. Kenapa?

Terapis seks Sandor Gardos, seperti dikutip CNN mengungkapkan wanita yang bercinta saat hamil dapat merasakan orgasme lebih kuat. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan aliran darah ke area intim. Wanita hamil juga memproduksi lebih banyak hormon tertentu seperti oksitosin, yang bisa membuat orgasme menjadi lebih intens.

Sayangnya yang selama ini banyak dipercaya wanita dan pasangannya adalah, seks saat hamil bisa membahayakan janin. Kekhawatiran ini justru menjadi penghalang wanita untuk mendapatkan orgasme.

Sandor mengatakan, terkadang wanita memang bisa merasakan kontraksi saat orgasme. Kontraksi ini tidak selalu menjadi tanda Anda sudah akan melahirkan. "Kontraksi ini hanya berlangsung sebentar dan tidak perlu dikhawatirkan. Kontraksi ini tidak sama dengan kontraksi melahirkan yang datangnya sering dan intens seiring proses kelahiran berjalan," ucapnya.

Selain kontraksi, hal lain yang dikhawatirkan adalah penetrasi yang dilakukan pria bisa melukai janin. "Hal ini tidak mungkin karena janin terlindungi kantung ketuban dan dikeliling cairan yang menjadi bantalan untuknya dari benturan apapun," ujar anggota American Association of Sex Educators, Counselors and Therapist itu.

Jika pasangan masih merasa khawatir akan keselamatan janin, Sandor menyarankan coba bercinta dengan posisi yang tidak memberikan penekanan pada perut dan penetrasi yang tidak terlalu dalam. Menurut pakar seks asal Amerika Serikat ini, hamil, seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk pasangan mengeksplorasi posisi seks baru.

"Posisi misionaris akan terasa tidak nyaman, banyak pasangan lebih menyukai posisi membelakangi, berhadapan dan woman on top. Posisi ini nyaman untuk dilakukan ketika kehamilan sudah memasuki trimester akhir," kata Sandor.

(eny/kik)