Orang Korea Hanya Boleh Beli Satu Tas Chanel dalam Setahun, Ini Alasannya

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 15 Okt 2021 17:34 WIB
chanel jennie Foto: Getty Images/Pascal Le Segretain
Jakarta -

Chanel menjadi salah satu brand high end paling populer di Korea Selatan. Terlebih merek fashion asal Perancis tersebut menggaet dua selebriti kenamaan Jennie Blackpink dan G-Dragon Bigbang sebagai ambassador-nya. Saking populernya, ada aturan bahwa satu orang hanya boleh membeli satu barang saja.

Dilaporkan bahwa Chanel telah membatasi pembelian untuk pelanggannya di Korea. Aturan itu berlaku untuk produk tas, terutama yang modelnya populer. Bukan karena keterbatasan item tapi untuk membatasi penjualan kembali yang belakangan sering terjadi.

Jennie BLACKPINK mengenakan cardigan 'Chanel'Jennie BLACKPINK mengenakan cardigan 'Chanel' Foto: dok. Instagram jennierubyjane

Dilansir SCMP, kini orang yang membeli Chanel di Korea hanya boleh membawa pulang satu Timeless Classic flap bag dan Coco Handle handbag satu tahun sekali. Selain tas, barang-barang lain yang dibatasi pembeliannya adalah beberapa jenis dompet dan pouch. Pelanggan tidak bisa membeli lebih dari satu barang yang sama.

Aturan satu tas untuk satu tahun dilakukan setelah banyak orang menjual kembali barang yang dibeli di Chanel. Belakangan beberapa department store yang menjual Chanel memang semakin dipenuhi orang antre. Antrean bahkan sudah mengular sejak pagi agar mereka bisa kebagian masuk toko.

Para pelanggan rela menunggu berjam-jam juga agar dapat membawa pulang barang yang diinginkan sebelum habis. Tapi beberapa dari mereka bukan membeli untuk dipakai sendiri untuk dijual kembali.

PARIS, FRANCE - OCTOBER 03:  G-Dragon attends the Chanel show as part of the Paris Fashion Week Womenswear  Spring/Summer 2018 on October 3, 2017 in Paris, France.  (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images)PARIS, FRANCE - OCTOBER 03: G-Dragon attends the Chanel show as part of the Paris Fashion Week Womenswear Spring/Summer 2018 on October 3, 2017 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images) Foto: Getty Images

Beberapa orang yang membuka jastip (jasa titip) mengaku jika mereka lelah dengan antrean Chanel beberapa waktu ini yang semakin menguras tenaga. Meski begitu, bayaran yang didapatkan bisa jadi sangat menguntungkan. Seorang calon pembeli mengaku bersedia membayar Rp 3,5 juta hingga Rp 4,7 untuk satu barang karena mengetahui sulitnya masuk ke toko.

Hal ini cukup mengejutkan mengingat Chanel di Korea beberapa kali menaikkan harga. Tapi tampaknya para pelanggan tidak mempermasalahkan. Pakar mengatakan jika pandemi Corona justru meningkatkan keinginan mereka membeli barang-barang mewah karena tidak bisa bepergian.

Chanel bukan satu-satu brand high end yang membatasi pembelian. Hermes juga hanya memperbolehkan pelanggan membeli dua tas yang sama dalam satu tahun begitu juga Rolex.

(ami/ami)