Aturan ke Mal Terbaru Saat PPKM Level 3, Anak Kecil Boleh Masuk

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 21 Sep 2021 11:30 WIB
Parent putting mask on his Asian toddler boy child, Dad and son wearing protective medical mask in public area, shopping center, Concept of coronavirus quarantines and Air pollution pm2.5 in Thailand Foto: Getty Images/iStockphoto/yaoinlove
Jakarta -

PPKM masih diperpanjang untuk menekan angka penularan COVID-19. Meski begitu, sejumlah peraturan sudah dilonggarkan untuk memudahkan masyarakat beraktivitas. Salah satunya terkait aturan ke mal. Sebelumnya anak kecil dan lansia tidak diperbolehkan untuk mengunjungi pusat perbelanjaan. Bagaimana dengan sekarang?

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa dan Bali dilanjutkan hingga 4 Oktober 2021. Meski kegiatan di luar ruangan masih terbatas, level-nya diturunkan ke tingkat 2 dan 3. Hal ini pun berpengaruh pada aturan ke mal, termasuk soal batasan usia dan waktu operasional.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaita menjelaskan mengenai aturan terbaru PPKM semalam. Ia mengatakan akan dilakukan ujicoba pembukan mal untuk anak berusia kurang dari 12 tahun. Dengan pengawasan dan pendampingan orangtua yang sudah lolos skrining protokol vaksin dan kesehatan, mereka boleh masuk mal.

Dalam aturan ke mal terbaru di daerah Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, dan Surabaya, pusat perbelanjaan memang sudah bisa dikunjungi anak-anak. Tapi para orangtua belum bisa membiarkan mereka bebas bermain seperti sebelumnya. Dikatakan jika sejumlah tempat bermain masih ditutup.

Hal lain yang perlu diketahui soal aturan ke mal dalam PPKM level tiga adalah jam operasional. Kini pusat perbelanjaan, supermarket, pasar, dan toko-toko lain boleh buka sampai pukul 21:00. Kapasitas pengunjung juga boleh mencapai 50%. Sayangnya belum ada pembahasan soal lansia diperbolehkan ke sana.

Perlu diperhatikan pula semua yang masuk ke dalam mal mal harus bisa membuktikan mereka sudah vaksin COVID-19. Dalam aturan ke mal sekarang pengunjung harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan scan barcode.

(ami/ami)