Rekomendasi Essential Oil Terbaik untuk Jaga Imunitas Tubuh

Nurcholis Maarif - wolipop Jumat, 30 Jul 2021 21:46 WIB
Produk Utama Spice Foto: Utama Spice
Jakarta -

Produk kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh semakin diburu masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung saat ini. Mulai dari obat-obatan, vitamin, suplemen, dan bahkan minyak esensial atau essential oil.

Essential oil dipilih masyarakat karena selain dapat meningkatkan imunitas, juga berbahan dasar alami yang kini semakin digemari dan menjadi tren. Permintaan itu juga dialami salah satu pegiat usaha yang bergerak di bidang produk-produk berbahan alami, yaitu Utama Spice.

"Sekitar 25% (produk) essential oil ini meningkat. Mungkin karena orang banyak stay at home (dan mau) menjaga imunitas. Demand dari essential oil kita pun meningkat jauh dari sebelum pandemi," ujar pemilik dan generasi penerus Utama Spice, Ria Templer kepada Wolipop belum lama ini.

Ria mengungkapkan sebelum pandemi produk perawatan dan kecantikan merupakan yang paling laku dari Utama Spice. Namun, ada perubahan arah konsumen yang saat ini lebih banyak membeli produk essential oil hingga sabun cuci dari Utama Spice. Bahkan Utama Spice kini lebih banyak memproduksi dua produk tersebut karena tingginya permintaan konsumen.

Ria pun merekomendasikan beberapa jenis essential oil yang bisa digunakan masyarakat yang berfungsi untuk menjaga imunitas. Antara lain eucalyptus, minyak kayu putih, lavender, dan oregano oil.

"Kaya lavender itu bisa rileks, membantu tidur, jadi meningkatkan imunitas dari segi mengurangi anxiety kita. Kalau eucalyptus, fungsinya untuk membunuh bakteri di dalam udara, juga membantu saluran pernafasan, dia juga punya antiinflamasi. Jadi dari sana bisa membantu, misalnya kita diffuse, membantu rumah yang ada di udara yang menyebabkan imunitas kita turun," ujarnya.

"Oregano bisa membunuh virus di udara atau ada di saluran pernafasan kita, bisa (sebagai) support immune system," imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan cara penggunaan essential oil yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Pertama, dengan cara di-diffuse di diffuser dan kita menghirup aroma essential tersebut. Kedua, dengan mencampurnya dengan minyak kelapa dan digunakan sebagai minyak pijat atau langsung dioleskan ke tubuh. Ketiga, bisa dihirup langsung dari botol.

"Semua efektif. Dari aku sendiri, aku pakai eucalyptus setelah mandi aku oleskan di bagian leher, di bagian perut, dan semenjak itu jarang sakit, itu pengalaman sendiri," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan harga essential oil berada dalam rentang Rp 30 ribu hingga Rp 400 ribu. Namun, ada juga yang harganya bisa sampai Rp 1,2 juta, yaitu blue tensi oil. Harga yang tinggi itu karena bahan dan proses yang didapatkan tidak mudah.

"Blue tensi itu diambil dari setelah bunga berubah jadi biru. Perlu banyak sekali bunga, dari 1 ton menjadi 1 kg hasil dari minyak. Itu pun harus dipetik sebelum matahari terbit, jadi bunganya harus-benar-benar fresh, dari sana lah harganya memang sangat mahal," ujarnya.

"Blue tensi karena harganya tinggi, kalau orang benar-benar paham essential oil akan berani beli, tapi yang masih beginner belum berani karena harganya jauh," jelasnya.

Klik halaman selanjutnya untuk mengetahui peningkatan penjualan Utama Spice saat pandemi

Peningkatan Penjualan Lewat Online Selama Pandemi

Utama Spice sudah berdiri sejak 1989 di Ubud, Bali. Awalnya produk aromatherapy, face care, bath and body, dan wellnes berbahan alami yang dibuat hanya untuk keperluan pribadi. Adapun ramuan produk alami berupa sabun hingga kesehatan ini merupakan racikan tangan sendiri ibu Ria yang berasal dari Inggris.

"Ibu saya lihat di Bali, di Indonesia itu banyak produk penuh dengan (bahan) kimia kan, jadi ngga mau menggunakan produk tersebut kepada saya atau adik saya. Jadi dia sendiri ke dapur, kita perlu sabun dia buat sabun, dia buat lotion. Anjing saya sempat sakit, dia buat formula (dari bahan-bahan alami)," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, banyak orang datang ke rumah Ria untuk meminta produk alami yang dibuat ibunya. Barulah pada tahun 1995, produk-produk Utama Spice mulai dijual, baik secara ritel dan terutama untuk spa di hotel-hotel yang ada di Bali.

"Lebih ke spa karena waktu itu kita buat body scrub, minyak pijat, essential oil, dari sanalah masuk spa dulu. 95 juga ada ekspor, karena ada orang Amerika dia dengar kalau ada seorang yang di Ubud yang memproduksi dia minta barang untuk dijual di tokonya," ujarnya.

Produk Utama SpiceProduk Utama Spice Foto: Utama Spice

Saat ini Utama Spice sudah punya toko offline di Plaza Indonesia dan Plaza Senayan. Selain itu, produk-produk Utama Spice juga sudah diekspor ke banyak negara dan bahkan memiliki distributor resmi untuk Singapura, Australia, Taiwan, Amerika Serikat, UK, dan Jepang.

Lebih lanjut Ria mengungkapkan pandemi membuat penjualan Utama Spice lebih banyak menggunakan platform online, misalnya melalui platform Tokopedia. Penjualan lewat online bahkan beberapa bulan terakhir bisa meningkat dibanding offline.

Utama Spice sendiri 2,6 ribu follower di Tokopedia dengan 15,7 ribu produk sudah terjual dan bintang 4.9. Peningkatan penjualan produk Health and Personal Care itu linear dengan catatan Tokopedia yang mencatat adanya peningkatan transaksi tertinggi selama Q2 2021 pada kategori tersebut.

(ncm/ega)