Lingerie Hingga Sandal, Ini yang Dicari Pembelanja Selama Pandemi Corona

Rahmi Anjani, Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 08 Apr 2020 12:46 WIB
Ilustrasi belanja online Foto: Getty Images/iStockphoto/Ridofranz
Jakarta -
Selama masa lockdown atau karantina, mungkin gaji bulanan kamu tidak banyak terpakai untuk uang makan siang dan transport. Tapi sayangnya, beberapa orang malah mengalihkan waktu luang sekaligus mencari hiburan dengan belanja online. Terlebih beberapa situs belanja dan brand menggelar diskon untuk meningkatkan penjualan mereka di tengah pandemi Corona.

Beberapa situs pun mendapati kenaikan penjualan untuk item-item tertentu. Berdasarkan laporan platform fashion Lyst, banyak pembelanja mencari baju santai untuk dipakai #StayHome. Tampaknya apa yang diposting di Instagram atau ditampilkan di video call tidak menunjukkan barang belanjaan asli mereka. Karena tak sedikit orang yang mencari loungewear, celana trainer, tracksuits, celana yoga, dan sandal slipper.


[Gambas:Instagram]



Sedangkan untuk brand, pecinta belanja tampaknya masih mempertimbangkan merek meski keuangan terancam di tengah pandemi virus Corona. Berdasarkan data Lyst, Nike adalah brand yang paling dicari secara global. Selain itu Gucci dan Off-White juga masuk tiga teratas merek populer selama masa lockdown.

Menariknya, pilihan produk pembelanja pun berganti menyesuaikan dengan situasi yang sedang terjadi. Lyst mendapati produk lingerie dan slippers dari brand-brand tersebut lebih diminati.

Lingerie memang menjadi salah satu tren belanja yang muncul di tengah pandemi Corona. Pencarian global untuk pakaian dalam dikatakan semakin meningkat setiap minggunya hingga 15%. Selain Gucci dan Off-White, lingerie dari Agent Provocateur dan Bluebella adalah brand-brand favorit untuk pakaian dalam.

[Gambas:Instagram]


"Ada tiga jenis pembelanja stay-at-home yang muncul: sporty, slouchy, dan sexy. Minggu lalu, pembelanja mencari activewear untuk olahraga di rumah dan celana nyaman untuk menikmati Netflix di sofa.
Tapi beberapa hari terakhir, kami melihat kenaikan pencarian untuk lingerie, terutama yang berenda, jenis-jenis yang mini. Ini menunjukkan pembelanja ingin membuat momen intim selama isolasi atau berpakaian bagus untuk video call Zoom," kata Katy Lubin, Vice President komunikasi Lyst.

Selain untuk dipakai selama masa karantina, tampaknya beberapa orang juga memanfaatkan waktu ini untuk memikirkan 'masa depan'. Dikatakan jika pencarian sepatu 'Prada flames' dan tas 'Prada 2005 re-edition' meningkat yang tampaknya dibeli sebagai' investasi'.

[Gambas:Instagram]






Simak Video "'Singles Day', Perayaan untuk Jomblo yang Munculkan Diskon Belanja Online 11.11"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)