Dokter Ungkap Alasan Sarung Tangan Tak Terlalu Diperlukan Saat Belanja

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 07 Apr 2020 08:32 WIB
Close-up view of hands in rubber gloves pushing shopping carts in front of supermarket. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kerkez
Jakarta -

Karena virus Corona, orang jadi was-was ketika keluar rumah apalagi untuk belanja. Selain karena banyak orang di supermarket atau pasar, menyentuh barang-barang juga meningkatkan risiko terpapar. Belakangan banyak orang berusaha melindungi diri mereka dengan menggunakan sarung tangan. Tapi seorang dokter mengatakan hal itu tak terlalu berguna.

Seorang dokter bedah bernama Dr Karan Raj beralih ke TikTok untuk mengedukasi orang-orang mengenai virus Corona yang masih jadi isu dunia. Berbeda dengan pendapat sebagian orang yang merasa sarung tangan bisa memberi perlindungan ekstra, Dr Raj justru sebaliknya. Ia pun menjelaskan mengapa kamu tak butuh sarung tangan untuk pergi berbelanja atau keluar rumah.

"Aku akan menjelaskan mengapa kamu tidak butuh pakai sarung tangan ketika keluar. Kamu pakai sarung tangan, kamu ada di supermarket, kamu menyentuh banyak hal," kata dokter tersebut sambil menunjuk sarung tangan lateks biru yang digunakannya.


"Itu ada banyak kuman. Kamu terus memegang barang-barang lain sepanjang hari dengan sarung tangan yang sama. Kuman di mana-mana. Kamu mengumpulkan kuman. Sarung tanganmu sekarang penuh dengan kuman dari pada tanganmu ketika kamu sering mencucinya.

dr raj karandr raj karan Foto: TikTok dr.karanr

"Dan ingat, dengan sarung tangan yang sama kamu akan menyentuh setir mobil, kamu mungkin tidak sengaja menyentuh tanganmu, mentransfer bakteri ke diri kamu sendiri. Dan ketika kamu mengganti sarung tangan, kamu mungkin akan menyentuhnya (dan terpapar bakteri atau virus). Jadi, cuci tangan saja, tetaplah masuk akal, tetaplah berjaga-jaga," ujarnya dalam video yang sudah dilihat lebih dari 400 ribu kali.

Menurut WHO, cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 memang adalah dengan rutin mencuci tangan. Idealnya, bersihkan tangan dengan sabun dan air selama 20 detik lalu hindari memegang mata, hidung, dan mulut untuk mencegah virus masuk ke tubuh.

Terlebih sarung tangan jadi barang yang cukup langka, alat itu ternyata tak selalu dibutuhkan untuk Anda yang tidak bekerja di bidang kesehatan dan hanya sesekali berurusan dengan barang-barang.

Jika memang perlu pakai, dalam video lain, Dr Raj pun menunjukkan cara terbaik untuk membuka sarung tangan. Yakni dengan mencubitnya di bagian pergelangan tangan ketika ingin melepasnya. Sedangkan untuk tangan lainnya, masukkan jari ke dalam sarung tangan untuk menghindarinya terpapar kuman dan virus.



Simak Video "Wow! Ada Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia untuk Cegah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)