Pembeli Rusuh, Penjualan Sneakers Adidas Rp 14 Ribu Dihentikan Polisi

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 20 Jul 2019 16:07 WIB
Sneakers adidas seharga Rp 14 ribu hasil kolaborasi dengan Arizona Ice Tea. Foto: Instagram/@drinkarizona Sneakers adidas seharga Rp 14 ribu hasil kolaborasi dengan Arizona Ice Tea. Foto: Instagram/@drinkarizona

New York City - Kolaborasi Adidas dan brand minuman Arizona Iced Tea langsung mendapat sambutan meriah dari para penggemar sneakers. Bahkan sebelum resmi dijual sejumlah orang sudah mulai mengantre untuk membeli.

Beberapa waktu lalu, rangkaian sneakers itu pun akhirnya mulai dijual di sebuah 'pop-up store' New York City, AS. Sayangnya, bahkan sebelum dibuka, penjualan harus ditutup karena pembeli rusuh.

Seperti sudah diprediksi, penjualan sneakers kolaborasi adidas dan Arizona Iced Tea, sangat ditunggu para fans. Orang-orang yang berharap mendapatkan sepatu seharga $99 sen atau sekitar Rp 14 ribu itu pun telah datang dan mulai mengantre sehari sebelumnya.


Dilaporkan Business Insider, tak sedikit orang yang rela menunggu lebih dari 12 jam demi bisa membeli sneakers eksklusif tersebut.

Pop-up store yang digelar di kawasan Soho itu pun sebenarnya baru akan dibuka pada pukul 11:00 siang pada Kamis (18/6/2019). Namun bahkan sebelum tiba waktunya, penjualan itu tak pernah dilakukan. Pembeli dikatakan mulai rusuh sejak pagi hingga Kepolisian New York datang pada 09:00 dan harus mengendalikan situasi. Penjualan sneakers adidas itu pun dibatalkan.


Polisi mengatakan, keributan terjadi setelah dua orang diserang, saat kejadian. Korban yang merupakan remaja pria berusia 15 tahun dan remaja wanita 17 tahun dibawa ke rumah sakit setelah kejadian itu. Menurut saksi mata, seorang wanita juga diserang ketika mengantre.

Sedangkan saksi mata lain mengatakan orang-orang mulai kesal ketika seorang pekerja toko berkata bahwa semua tiket dan gelang untuk bisa membeli sneakers sudah dibagikan. Setelah itu, dia melihat seorang wanita dipukul dengan sebuah botol, di bagian kepalanya. Wanita itu pun berdarah dan dipanggilkan ambulans.

Ketika melihat itu, ia baru sadar jika membeli sneakers seharga Rp 14 ribu, mungkin tidak sepadan dengan usahanya.

"Ini terlalu berlebihan, aku tidak bisa berada di sini, mempertaruhkan nyawaku untuk sneakers 99 sen," ungkapnya.


Sementara saksi mata lain mengaku telah datang sejak pukul 04:00 pagi dan hanya tidur selama tiga jam. Ketika datang antrean sudah sangat panjang bahkan orang telah saling dorong.

"Orang-orang mulai mendorong, benar-benar dua jam sebelum acara. Ini ketika pengatur antrean seharusnya dihadirkan sebelumnya," tutur wanita tersebut.


Akibat hal tersebut penjualan dibatalkan dan Arizona Iced Tea telah mengungkap permintaan maaf.

"Terima kasih untuk fans setia yang datang untuk mendukung kerjasama kami dengan Adidas. Karena banyaknya permintaan dan masalah keselamatan, NYPD menutup pop-up kami. Kami benar-benar minta maaf kepada semua fans yang sudah mengantre. Kami akan secara aktif memperbaiki situasi," jelas pihak Arizona.

Simak Video "Koleksi Sneakers, Investasi Kekinian Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/hst)