Ternyata, 1 dari 4 Pelanggan Grab di Asia Tenggara Suka ke Mal

Akfa Nasrulhak - wolipop Kamis, 03 Jan 2019 16:35 WIB
ilustrasi/Foto: shutterstock ilustrasi/Foto: shutterstock

Jakarta - Masyarakat yang tinggal di kota-kota besar di Asia Tenggara, terutama Indonesia pasti sudah tidak asing dengan pusat perbelanjaan modern atau mal.

Bahkan jumlah mal di ibu kota Indonesia ini sudah sangat banyak, sehingga budaya berbelanja di pasar modern sudah sangat lumrah. Bahkan, sebagian masyarakat menjadikan mal sebagai aktivitas dalam kesehariannya, baik itu penjual maupun konsumen.


Karena tempat berbelanja modern ini biasanya diselipi aneka hiburan dengan tempat yang nyaman, seringkali mal menjadi tempat pelarian seseorang untuk melepas penat. Apalagi momen waktu luang atau hari libur, mal bisa jadi pilihan yang paling gampang untuk sejenak rehat dari rutinitas pekerjaan.

Pergi ke mal memang tidak semua orang bertujuan untuk berbelanja. Meski berbelanja memang jadi kegiatan yang paling menyenangkan dan disukai banyak orang. Apalagi kalau ada diskon, bisa-bisa belanja jadi borongan.

Terlepas dari masyarakat yang kian hobi berbelanja, salah satu perusahaan ride healing asal Singapura, Grab menyebut 1 dari 4 pelanggannya bertujuan atau pergi dari pusat perbelanjaan.

"Kegemaran kita untuk berbelanja dalam suatu waktu yang bersamaan, 1 dari 4 pelanggan di Asia Tenggara tengah dalam perjalanan dari atau menuju sebuah pusat perbelanjaan," tulis Grab dalam laman resminya, Kamis (3/1/2018).


Meski disadari Grab masih melayani sebagian masyarakat di Asia Tenggara, namun data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat hobi nge-mal. Terlepas itu untuk berbelanja atau hanya sekedar melepas penat dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Karena memang jika seseorang pergi ke satu mal, bisa membeli barang-barang yang dibutuhkan, tanpa kepanasan, kehujanan, dan tidak perlu repot-repot keluar masuk toko di lokasi yang berbeda-beda.
(ega/eny)