Rabu, 10/10/2018 13:08 WIB

Jakarta Kini Lebih Panas, Ini Alasan Pentingnya Pakai Sunblock Tiap Hari

Kiki Oktaviani - wolipop
Jakarta Kini Lebih Panas, Ini Alasan Pentingnya Pakai Sunblock Tiap Hari Foto: dok. iStock
Jakarta - Beberapa hari ke belakang ini mungkin kamu merasa bahwa cuaca di Jakarta semakin panas. Kondisi tersebut ternyata juga melanda daerah lainnya seperti daerah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Satu benda yang tak boleh dilewatkan ketika hari sedang terik-teriknya adalah sunblock.

Di Indonesia, kesadaran untuk menggunakan sunblock atau tabir surya masih cukup rendah. Padahal, produk kosmetik ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan, terlebih saat cuaca sedang panas-panasnya seperti saat ini. Mengapa penting?

Baca Juga: Editor's Choice: 5 Tabir Surya untuk Anda yang Tidak Suka Pakai Sunblock

Mengetahui Tentang UVA & UVB
Matahari terdiri dari tiga jenis; sinar ultraviolet A (UVA), sinar ultraviolet B (UVB) dan sinar ultraviolet C (UVC). Masing-masing sinar tersebut memicu kerusakan pada kulit, tapi untungnya UVC tidak membahayakan karena masih terserap oleh atmosfer. Namun, UVA dan UVB berperan besar dalam terjadinya masalah pada kulit.

UVB dapat memicu sun burn atau kulit yang gosong hingga kulit mengelupas. UVB juga dapat memicu kanker kulit jika kulit tidak mendapatkan proteksi yang baik.

Sementara UVA dapat merusak kulit lebih dalam yang dapat merusak epidermis hingga terjadinya penuaan dini. Mulai dari terbentuknya melanin yang membuat timbulnya flek hitam hingga kulit yang keriput.

Mengetahui Formula Sunblock
Oleh sebab itu kulit butuh proteksi dari luar dengan penggunaan sunblock. Kandungan dalam sunblock bekerja untuk menyerap dan memantulkan matahari sehingga matahari tidak langsung terpapar dengan kulit.

Itu semua berkat formulasi yang ada dalam tabir surya yang dapat bekerja memantulkan sinar ultraviolet. Adalah SPF (Sun Protection Factor) yang merupakan ukuran kemampuan proteksi untuk melindungi kulit dari sinar UVB.

Mungkin Anda sudah mengetahui kandungan SPF yang umum misalnya SPF 15, SPF 30 atau SPF 50. Semakin besar angka SPF maka semakin baik dalam melindungi kulit dari matahari. Namun umumnya di Indonesia sudah cukup aman menggunakan SPF 30.

Tak hanya mempertimbangkan SPF, Anda juga perlu mencari sunscreen dengan label PA atau protection grade. Label tersebut berhubungan dalam melindungi kulit dari UVA.

PA biasanya menggunakan tanda plus (+) di belakangnya. Hal tersebut menandadakan kekuatan perlindungan kulit dari sinar UVA. Makin banyak tanda plus berarti semakin baik proteksi perlindungannya, misalnya PA+, PA++, PA+++ dan seterusnya.

Baca Juga: Ini Takaran Pemakaian Tabir Surya yang Tepat Sesuai Anjuran Dokter

Cara Pakai Sunblock
Sunblock dipakai di seluruh tubuh dan jangan pelit saat menggunakannya. Agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan kulit, tuang tabir surya dalam porsi yang cukup ke telapak tangan dan oleskan ke salah satu anggota tubuh, begitu seterusnya.

Aplikasikan tabir surya pada wajah, tangan, punggung, dan jangan lupakan juga area bawah kaki Anda termasuk punggung dan jari-jari kaki. Ulangi pemakaiannya setiap dua jam sekali untuk mendapatkan proteksi yang maksimal.




Tonton juga 'Unik! Krim Tabir Surya Ini Beraroma Ayam Goreng':


(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com