Jumat, 07/09/2018 18:08 WIB

Setelah Aksi Bakar Sepatu, Seragam Nike Juga Diboikot di Sekolah Ini

Daniel Ngantung - wolipop
Setelah Aksi Bakar Sepatu, Seragam Nike Juga Diboikot di Sekolah Ini Foto: Getty Images
New York City - Aksi pemboikotan Nike masih berlanjut menyusul iklan yang menampilkan atlet kontroversial Colin Kaepernick. Kali ini giliran sebuah sekolah yang berencana melepaskan logo Nike dari seragamnya.

"Jika Nike malu dengan Amerika, kami juga malu dengan Nike," kata Presiden College of the Ozarks Jerry C. Davis dalam pernyataan resminya. Dikabarkan ABC News, sekolah swasta Kristen di Point Lookout, Missouri, AS, itu bakal menarik semua seragam olahraganya yang berlogo Nike sebagai bentuk protes mereka.

Baca Juga: Atlet Colin Kaepernick Jadi Model Iklan Nike, Trump: Nike Akan Mati

Iklan Nike yang menampilkan atlet kontroversial Colin Kaepernick.Iklan Nike yang menampilkan atlet kontroversial Colin Kaepernick. (Foto: Dok. Nike)
Beberapa hari terakhir, rakyat AS sedang terpecah belah setelah atlet football Colin Kaepernick muncul di kampanye terbaru Nike sebagai selebrasi 30 tahun slogan legendarisnya, 'Just Do It'.

Dalam iklan tersebut, Nike menyertakan kalimat 'Believe in Something. Even if it means sacrificing everything'. Kalimat tersebut bisa diartikan, 'Yakinilah sesuatu, meski harus mengorbankan semuanya.'

Dua tahun lalu, Colin menjadi sorotan karena menolak menolak berdiri saat lagu kebangsaan Amerika 'The Star-Spangled Banner' dikumandangkan jelang pertandingan.

Baca Juga: Ini Pesan Inspiratif dari Iklan Nike 'Colin Kaepernick' yang Diprotes Trump

Colin dan rekannya menolak berdiri ketika lagu kebangsaan AS dikumandangkan.Colin dan rekannya menolak berdiri ketika lagu kebangsaan AS dikumandangkan. (Foto: Getty Images)
Atlet pemenang Muhammad Ali Legacy Award itu melakukannya untuk memprotes kebijakan Presiden AS Donald Trump yang dinilai rasis. Akibat aksi tersebut, ia dilarang bermain lagi oleh National Football League (NFL).

"Di iklan itu, kami meyakini para eksekutif Nike sedang mempromosikan sebuah tindakan yang memecah belah dan melecehkan Amerika," kata Ozarks.

Sebelumnya, keputusan Nike menjadikan Colin Kaepernick sebagai model iklan terbaru mereka mendatangkan protes besar. Seperti dilaporkan Daily Mail, sejumlah konsumen Nike yang pro-Trump membuat gerakan untuk memboikot raksasa olahraga tersebut.



Mereka melakukan aksi membakar sepatu dan baju Nike yang mereka miliki dan mengunggah video pembakaran tersebut ke media sosial seperti Twitter dan Instagram disertai hashtag #BoycottNike.

Bahkan Trump angkat bicara soal iklan tersebut. "Ini menurut saya memberikan pesan yang buruk, sebuah pesan yang seharusnya tidak disampaikan," katanya dalam wawancara dengan The Daily Caller.



Meski diprotes, baik Colin maupun Nike tetap teguh pada pendiriannya. Sejumlah atlet ternama dan selebriti dunia pun mendukung mereka. "Dia sudah berbuat banyak untuk komunitas Afrika dan Amerika, dan banyak yang dikorbankannya. Sedih memang, tapi dia tetap berusaha melakukan yang terbaik," kata Serena Williams, petenis yang juga bintang iklan Nike.

Petenis Serena Williams mendukung Colin dan Nike. Petenis Serena Williams mendukung Colin dan Nike. (Foto: Getty Images)


(dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com