Rabu, 01/08/2018 18:43 WIB

Dicari! Tim Dokumentasi untuk Malam Pertama Pernikahan, Dibayar Rp 38 Juta

Eny Kartikawati - wolipop
Dicari! Tim Dokumentasi untuk Malam Pertama Pernikahan, Dibayar Rp 38 Juta Ilustrasi pasangan pengantin. Foto: Thinkstock
Jakarta - Calon pengantin ini memiliki rencana yang tak biasa untuk malam pertama pertama mereka. Keduanya ingin ada videografer yang mendokumentasikan momen intim tersebut.

Rencana aneh dari calon pengantin ini terungkap dari situs Bark. Situs tersebut menjadi tempat untuk mencari layanan profesional di kawasan terdekat dari tempat tinggal klien.

Seperti dikutip dari Metro UK, sepasang calon pengantin membuat iklan di situs Bark. Iklan tersebut menyatakan bahwa mereka mencari orang yang bersedia menjadi videografer malam pertama mereka.

"Aku dan tunanganku merasa bahwa seharusnya hari pernikahan tidak terbatas pada hari-h saja, seharusnya malam pernikahan juga sama pentingnya. Dan pada hari-h, semua orang punya fotografer dan videografer yang mengabadikan semua momen dan memori yang terjadi, tapi memang bukan sebuah kewajaran untuk pasangan memiliki hal yang sama di malam pertama mereka," demikian potongan iklan tersebut.

Baca Juga: Miss V Berdarah Sampai Mudah Orgasme, Ini 5 Mitos Bercinta di Malam Pertama

Dan calon pengantin yang merahasiakan identitas mereka ini melakukan hal yang tidak wajar tersebut. Mereka mengaku sudah mencari orang yang bersedia menjadi videografer malam pertama pernikahan sejak mereka bertunangan pada 2016. Namun sampai saat ini mereka belum menemukan satu orang pun yang bersedia dan merasa nyaman melakukannya. Padahal pernikahan mereka akan digelar sebentar lagi yaitu pada September 2018 ini.

Dalam iklannya, sang calon pengantin pun menjelaskan tugas dari videografer yang mereka cari. Orang tersebut akan mulai bekerja mulai dari pukul satu dini hari hingga tiga dini hari, tergantung dari kapan mereka selesai melakukan malam pertama.

"Kami ingin menggabungkan gambar diam dan bergerak dan kami juga ingin semua terlihat profesional. Jadi jika memang diperlukan penerangan di dalam ruangan dan lain-lainnya, semuanya harus dibereskan sebelumnya," tulis sang calon pengantin lagi di iklan mereka.

Calon pengantin tersebut juga mengatakan bahwa hasil kerja sang videografer tidak bisa menjadi portofolio. Video tersebut hanya akan jadi milik mereka sendiri. Dan pasangan ini mengaku bersedia membayar 2.000 poundsterling atau sekitar Rp 38 juta untuk videografer yang bersedia melakukan pekerjaan tersebut.


(eny/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177