Rabu, 18/07/2018 18:41 WIB

Finalis Puteri Indonesia 2017 Dicopot Gelarnya karena Ikut Ajang Sejenis

Daniel Ngantung - wolipop
Finalis Puteri Indonesia 2017 Dicopot Gelarnya karena Ikut Ajang Sejenis Foto: Muhammad Abduh
Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari ajang kecantikan Puteri Indonesia. Tiga finalis Puteri 2017 terpaksa dicopot gelarnya karena terbukti mengikuti ajang serupa.

Dihubungi Wolipop, Rabu (18/7/2018), Kepala Departemen Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia (YPI) Mega Angkasa mengatakan, keikutsertaan mereka melanggar kontrak kerja yang telah disetujui dalam kurun waktu tertentu.

Baca Juga: Pengumuman: 3 Finalis Puteri Indonesia 2017 Ini Dicopot Gelarnya

Sehubungan dengan pelanggaran mengenai pemenuhan kewajiban kontrak yang dilakukan oleh finalis Puteri Indonesia 2017, antara lain: 1. Puteri Indonesia Banten 2017 2. Puteri Indonesia DKI Jakarta 1 2017 & Puteri Indonesia Intelegensia 2017 3. Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2017 Maka kami, Yayasan Puteri Indonesia dengan resmi memutuskan untuk mengambil kembali serta mencabut gelar yang telah diraih pada Pemilihan Puteri Indonesia 2017 sekaligus melarang penggunaan segala jenis atribut Puteri Indonesia/penyebutan/penulisan/pemanfaatan gelar yang berkaitan dengan Puteri Indonesia sebagaimana tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini telah diketahui dan disepakati bersama oleh kedua belah pihak. Demikian pengumuman resmi ini kami sampaikan agar dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. . . #yayasanputeriindonesia #mustikaratu

A post shared by PUTERI INDONESIA (@officialputeriindonesia) on Jul 18, 2018 at 12:39am PDT



"Pelanggaran kontrak kerja, yakni tidak boleh mengikuti ajang sejenis selama masa kontrak dua tahun," kata Mega terkait alasan pencopotan gelar tersebut.

Lewat Instagram, YPI menyebut tiga finalis yang terpaksa diambil gelarnya. Mereka adalah Puteri Indonesia Banten 2017 (Ratu Vashti Annisa), Puteri Indonesia DKI Jakarta I sekaligus Puteri Intelegensia 2017 (Karina Nandia) dan Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2017 (Ni Komang Sri Maya Dian Lestari).

Ratu diketahui mengikuti ajang Miss Earth Indonesia 2018 dan bahkan keluar sebagai pemenang utama. Adapun Karina memenangi ajang Miss Tourism Global Indonesia 2018. Sementara itu, Dian menjadi salah satu finalis Miss Grand Indonesia 2018.



Diungkapkan Mega, sebanarnya ini bukan kejadian pertama pelanggaran kontrak yang berujung pada pelucutan gelar finalis. "Cuma kami tidak publish. Tapi karena tidak publish jadi terulang lagi. Maka tahun ini kami mengumumkannya," tambah Mega.

Kejadian ini lantas menjadi bahan evaluasi tim YPI agar tidak terulang lagi pada Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) berikutnya. "Tiap tahun kita akan evaluasi baik dari segi kebijakan atau lainnya. Kita lihat kebijakan apa di PPI 2019," tutup Mega.

Selain dicopot gelarnya, ketiga eks finalis dilarang menggunakan segala jenis atribut Puteri Indonesia, baik itu dalam penyebutan maupun penulisan, termasuk di akun Instagram masing-masing.

(dng/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com