Senin, 25/06/2018 16:43 WIB

Tolong Korban Kebakaran, Wanita Ini Malah Di-bully karena Berbaju Seksi

Anggi Mayasari - wolipop
Tolong Korban Kebakaran, Wanita Ini Malah Di-bully karena Berbaju Seksi Foto: Istimewa
Bangkok - Maksud hati ingin menolong korban kebakaran, apa yang dilakukan oleh wanita asal Thailand ini malah mendapat kritik dari netizen. Tak sedikit dari mereka berkomentar pakaian yang dikenakan oleh wanita tersebut terlalu seksi dan tak pantas untuk menolong korban.

Seperti dilansir dari Good Times, seorang wanita muda yang telah melakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas, menerima balasan komentar tak baik dari netizen. Beberapa dari mereka menyalahkan wanita yang diketahui memiliki nama Peeraya Saena karena duduk di atas pria dengan rok pendeknya untuk melakukan CPR.

Baca Juga : Penampilan Cantik Wanita yang Oplas Pasca Di-bully Karena Bibir Sumbing
Tolong Korban Kebakaran, Wanita Ini Malah Di-bully karena Berbaju SeksiPeeraya Saena memberikan pertolongan CPR pada korban kebakarn, tapi malah dibully netizen karena pakaiannya dianggap terlalu seksi.Foto: Istimewa

Video yang diambil oleh penonton itu menunjukkan Peeraya, wanita berusia 20 tahun mencoba menyelamatkan seorang pria yang sedang sekarat dengan memberinya CPR. Denyut nadi pria itu sempat terhenti setelah api melahap di kawasan Chan Road Soi 51, Thailand.

Beberapa netizen yang telah melihat video tersebut mengungkapkan bahwa wanita muda seharusnya tak berada di atas pria itu karena tak pantas, terlebih dengan pakaian minim yang dikenakannya. Namun, beberapa lainnya memanggil Peeraya sebagai pahlawan karena mencoba melakukan semua yang ia bisa untuk menyelamatkan pria asing.

Wanita yang juga dikenal sebagai Nong Jaen ini awalnya menerima telepon dari seorang teman yang memberitahunya bahwa ada masalah di daerah itu. Peeraya sebelumnya telah menerima pelatihan pertolongan pertama dan memilki keahlian yang relevan dalam melakukan CPR. Ia juga secara konsisten telah menjadi relawan medis yayasan Ruam Katanyu selama tiga tahun terakhir. Ketika ia menerima panggilan, Peeraya segera bergegas ke tempat api dan berusaha membantu dengan cara apapun yang ia bisa.
Peeraya Saena memberikan pertolongan CPR pada korban kebakarn, tapi malah dibully netizen karena pakaiannya dianggap terlalu seksi.Peeraya Saena memberikan pertolongan CPR pada korban kebakarn, tapi malah dibully netizen karena pakaiannya dianggap terlalu seksi. Foto: Istimewa

Baca Juga : Wanita Ini Dijuluki Suster Terseksi di Dunia, Tapi Banyak Di-bully

"Untuk sesaat saya tidak berpikir bagaimana penampilan saya. Saya hanya ingin mendapatkan kembali detak jantung dan menyelamatkan nyawa pria itu," kata Peeraya.

"Sangat penting untuk tetap melakukan CPR sepanjang perjalanan hingga ke ambulans jadi saya melompat ke atas," tambahnya.

Sayangnya, pria yang diketahui bernama Aran Inthirom yang berusia 60 tahun itu dinyatakan meninggal, meskipun petugas medis telah berusaha keras untuk membuatnya tetap hidup. Aran dinyatakan meninggal di rumah sakit Charoen Krung. Meskipun beberapa netizen mengkritik usaha Peeraya karena tampilannya, keluarga Aran mengungkapkan dukungannya dan berterima kasih karena telah melakukan segala yang ia bisa untuk menyelamatkan Aran.



Tonton juga video 'Drg. Yoan Jadi Seksi Habis Dibully'

(agm/agm)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177