Selasa, 05/06/2018 15:02 WIB

Laporan dari Paris

Persiapan 3 Desainer Indonesia Jelang Tampil di Batik For The World, Paris

Daniel Ngantung - wolipop
Persiapan 3 Desainer Indonesia Jelang Tampil di Batik For The World, Paris Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, Denny Wirawan Siap Tampil di Batik For The World, Paris. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Paris - Desiner Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, Denny Wirawan, akan memperkenalkan batik di panggung dunia lewat 'Batik for the World' di Paris, Prancis, 6-12 Juni. Lantas bagaimana persiapan mereka jelang perhelatan fashion dan budaya tersebut?

'Batik for the World' bakal berlangsung di markas UNESCO sebagai organisasi PBB yang mengurusi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan. Terdiri dari fashion show dan pameran, acara yang digagas oleh Oscar Lawalata ini juga mendapat dukungan dari Bakti Budaya Djarum Foundation dan Bank Mandiri. Sebagai pembuka, masing-masing desainer akan menggelar peragaan busana koleksi batiknya.

"Persiapannya sejauh ini berjalan dengan baik. Pengaturan pamerannya juga lancar. Hari ini, kami mulai fitting pakaian, barang juga sudah di-loading. Lalu pengaturan untuk fashion show, panggung, dan lighting, semuanya sudah beres," ujar Oscar kepada Wolipop di Paris, Senin (4/6/2018) malam.

Oscar menambahkan, meski belum digelar, antusiasme warga kota fashion dunia itu sudah mulai terlihat. Dari informasi terakhir yang ia dapatkan, jumlah tamu yang akan hadir bertambah dari target awal. "Barusan dapat update, tamu yang awalnya cuma 1.000, sekarang jadi 1.400," kata desainer 40 tahun itu.

Baca Juga: Mengenal Makna 10 Motif Batik dari Gaya Busana Jokowi

Persiapan 3 Desainer Indonesia Jelang Tampil di Batik For The World, ParisOscar Lawalata, Edward Hutabarat, Denny Wirawan Bersama Renitasari Adrian. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop


Tak hanya itu, sebanyak 100 media lokal juga mengonfirmasi akan meliput. Mereka datang dari berbagai latar belakang, mulai dari gaya hidup, mode, hingga budaya. "Karena 'Batik for the World' kan nggak cuma bicara soal fashion, tapi juga batik sebagai warisan budaya dan kekayaan Indonesia," tambah Oscar.

Para model yang bakal memeragakan koleksi ketiga desainer pun antusias. Seperti diungkapkan Renitasari Adrian selaku direktur program Bakti Budaya Djarum Foundation, mereka begitu terpukau dengan busana yang akan diperagakan setelah mendapat penjelasan dari Edward Hutabarat.

"Tadi pas fitting, Bang Edo (Edward) sempat menceritakan soal proses pembuatan koleksi yang akan mereka pakai. Setelah mendengar tentang teknik pembatikan lalu filosofi di balik keindahan motif batik, mereka malah semakin excited," cerita Renita.

Renita pun tak kalah antusiasnya saat melihat koleksi batik rancangan tiga desainer kebanggaan Indonesia itu membungkus tubuh para model yang datang dari beragam ras tersebut. "Melihat batik dipakai model luar negeri bikin aku merinding tadi. Batik kelihatan cantik banget. Ini membuktikan bahwa batik adalah memang untuk dunia," tambah Renita.

Di 'Batik for the World', Oscar akan memeragakan koleksi busana cocktail berbahan batik khas lima daerah di Jawa Timur. Sementara itu, Edward Hutabarat tampil dengan batik pesisiran motif Mega Mendung dan Sawunggaling yang diolahnya menjadi deretan busana pengantin. Lalu Denny Wirawan menawarkan koleksi gaun malam dari batik khas Kudus, Jawa Tengah. Dalam presentasinya koleksi ini akan dipermanis dengan aksesori dari Epa Jewelry. (dtg/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177