Selasa, 05/06/2018 12:40 WIB

Tren Lebaran 2018

Tren Lebaran: Bros Dagu Pemanis Khimar Laris di Tanah Abang

Silmia Putri - wolipop
Tren Lebaran: Bros Dagu Pemanis Khimar Laris di Tanah Abang Bros dagu banyak dijual di Tanah Abang. Foto: Silmia Putri/Wolipop
Jakarta - Penggunaan aksesori pada hijab terus berkembang di Indonesia. Bentuk bros yang populer pun cukup beragam. Tahun 2010, hijabers Indonesia lebih menyukai bentuk bros pastel berbentuk bunga besar. Tahun 2013 bros dengan bulu artificial peacock juga sempat booming dipakai seperti anting.

Meski beberapa tahun terakhir penggunaan bros pada hijab mulai berkurang, pelaku bisnis aksesori tak kehilangan inovasi. Memasuki bulan Ramadan lalu, sebuah bros dengan rantai kecil menjuntai banyak dipakai hijabers yang memakai khimar.

Tren Lebaran: Bros Dagu Pemanis Khimar Laris di Tanah AbangBros dagu yang laris di Tanah abang. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Bros tersebut dinamakan bros dagu. Nama ini disematkan karena pemakaian bros berada di bawah dagu, bagian rantainya menjuntai ke bawah. Biasanya, bros seperti ini dipakai untuk mempercantik khimar.

Baca juga: Tren Ramadan: Khimar Makin Jadi Primadona di Tanah Abang

Seorang penjaga toko aksesori di Tanah Abang, Jakarta Pusat mengungkapkan bros ini jadi bros paling laku dalam sebulan terakhir. Saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Tanah Abang, ia menuturkan setiap datang stok baru, biasanya habis dalam waktu sebentar saja.

"Ini paling laku. Banyak dibeli. Biasanya dipakai sama yang pakai khimar seperti ini," ungkap sang penjaga toko kepada Wolipop.

Bros dagu ini memiliki detail yang bervariasi. Mulai dari batu mutiara artifical hingga kristal. Harganya cukup terjangkau, yaitu Rp 25-35 ribu. Jika membeli secara grosir, harganya mulai dari Rp 20 ribu/pcs.

Bros Dagu Laris di Tanah Abang Cocok Dipadukan dengan KhimarBentuk bros dagu kristal. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Penjaga bros dagu di Tanah Abang mengungkapkan penjualan bros ini bisa mencapai ratusan perharinya. Menjelang Ramadan, bros dagu terjual lebih laris dibandingkan bulan lain. Panjang pendeknya rantai pada bros dagu cukup bervariasi, tergantung pada hijab yang dipakai.

Selain di Tanah Abang, bros dagu juga banyak ditemui di Thamrin City, Jakarta Pusat. Seorang penjual lapak bernama Wemi mengaku bros dagu cukup laris. Harga di Thamrin City relatif lebih mahal, yaitu mulai dari Rp 35 ribu. (sil/sil)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com