Sabtu, 21/04/2018 10:01 WIB

Jenahara Tampilkan Wanita Tuna Rungu Berprestasi Saat Fashion Show

Silmia Putri - wolipop
Jenahara Tampilkan Wanita Tuna Rungu Berprestasi Saat Fashion Show Angkie Yudistia di Fashion Show Jenahara. Foto: Silmia Putri/Wolipop
Jakarta - Desainer Jenahara Nasution dikenal dengan desain busana yang edgy, powerful, dan maskulin. Talenta yang diturunkan oleh sang bunda, Ida Royani dikembangkan dengan baik hingga ia menjadi salah satu desainer modest fashion yang diperhitungkan saat ini.

Meski dikenal sebagai sosok yang maskulin melalui desain-desainnya, Jenahara mengaku setiap wanita sebenarnya punya sisi feminin. Adakalanya ia kuat, tapi ada waktunya ia lembut dan rapuh.

Untuk itu, dalam perhelatan Jakarta Fashion and Food Festival di Hotel Haris Kelapa Gading Jakarta, ia memamerkan koleksi yang mewakili tiga sisi terkuat dalam wanita yaitu: feminin, boyish, dan strong. Tiga karakter itu ia beri nama Chloe, Kira, dan Lennox yang tergabung dalam tema besar WA.NI.TA.

Fashion Show Jenahara di Jakarta Food and Fashion Festival 2018.Fashion Show Jenahara di Jakarta Food and Fashion Festival 2018. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Baca Juga: Jenahara, Putri Ida Royani yang Sukses Jadi Desainer Tanpa Bantuan Orangtua

"Koleksi ini sebenarnya mewakili tiga sisi terkuat dalam wanita yang juga ada pada diri aku sendiri. Perempuan itu nggak selamanya tomboy, pasti ada sisi femininnya juga," terang Jenahara pada acara press conference di Hotel Haris Kelapa Gading hari Jumat (20/04/2018).

Meski terdiri dari tiga aliran berbeda, Jenahara tetap menyuntikan benang merah yang sama. Ketiganya membawa motif tenun NTT yang diterjemahkan dengan cara berbeda.

Koleksi Chloe terlihat lebih lembut dan flowy dengan bahan satin dan warna cerah. Koleksi Kira terlihat lebih edgy dengan potongan unik dan dominan warna navy. Sedangkan koleksi Lennox terlihat tegas dengan warna keemasan dan potongan maskulin.

Fashion Show Jenahara di Jakarta Food and Fashion Festival 2018.Fashion Show Jenahara di Jakarta Food and Fashion Festival 2018. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Baca Juga: Tips Berhijab untuk Wanita Indonesia dari Jenahara

Pada kesempatan itu, Jenahara juga mengungkapkan brand value dari label busananya yaitu untuk memberdayakan perempuan. Untuk itu ia menghadirkan dua sosok inspriatif sebagai muse pada fashion show di Jakarta Fashion and Food Festival 2018 pada Jumat (20/04/2018).

Mereka adalah Angkie Yudistia, wanita tuna rungu pendiri Thisable Enterprise dan Iim Fahima CEO dan Founder Queenrides. Bagi Jenahara, dua wanita ini adalah contoh wanita yang berhasil memberdayakan wanita lainnya.

Angkie Yudistia dan Iin Fahima di Fashion Show Jenahara.Angkie Yudistia dan Iin Fahima di Fashion Show Jenahara. Foto: Silmia Putri/Wolipop


Angkie Yudistia yang merupakan lulusan S2 Komunikasi membuktikan bahwa penyandang disabilitas itu bisa bekerja secara profesional. Ia pun membangun Thisable Enterprise yang bergerak di bidang pemberdayaan difabel.

Iim Fahima memiliki sepak terjang yang tinggi dalam bidang digital. Kini ia sedang membangun Queenrides yang merupakan situs online pertama yang fokus meningakatkan kesadaran wanita akan pentingnya aman berkendara.

"Dulu saya pengen banget jadi desainer karena baju itu bisa jadi alat untuk meng-empowere orang lain. Ini sarana yang bagus banget. Orang yang memiliki penampilan yang baik itu bisa menginspirasi orang lain," ujar Jenahara.

Melalui koleksinya ini, Jenahara berharap setiap wanita yang memakai koleksinya bisa percaya diri ketika bertemu orang lain. Dengan kepercayaan dirilah seseorang bisa menunjukkan dirinya dan bermanfaat untuk orang lain.

(sil/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com