Senin, 12/03/2018 09:13 WIB

Viral Curhat Haru Istri Ditinggal Suami, Bukti Cinta Sejati Itu Ada

Daniel Ngantung - wolipop
Viral Curhat Haru Istri Ditinggal Suami, Bukti Cinta Sejati Itu Ada Foto: Facebook/Dyah Putri Utami
Jakarta - Dyah Putri Utami tak pernah menyangka pria yang baru menjadi suaminya selama lima bulan akan meninggalkannya karena kanker. Namun, cinta Dyah tak pernah padam. Ia tetap setia berada di sisi sang suami hingga mengembuskan napas terakhir.

"Suamiku selamat jalan. Sejak november 2017 km sakit dan 5 maret 2018 kamu tiada, sungguh teramat cepat km meninggalkanku," tulis Dyah mengawali curhatannya di Facebook, tertanggal 9 Maret.

Dyah menceritakan, ia dan suaminya, yang diketahui bernama Reksa, baru menikah pada September 2017. Tapi dua bulan berselang, kebahagian mereka terusik ketika dokter menemukan tumor bersarang di tubuh sang suami.

Baca Juga: Bikin Baper, Kisah Pilot Rela Nunggu 20 Tahun Demi Nikahi Wanita Impian

"Berawal dr november km merasakan nyeri tangan kanan, kita rontgen di RSPG Cisarua dan hasilnya terlihat tumor di mediastinum seukuran 5x5 cm, lalu dirujuklah ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk memeriksakan lebih lanjut," tulis Dyah di unggahan viralnya yang telah mendapatkan 102 ribu likes dan dibagikan 51 ribu kali itu.

Dengan ikhlas, Dyah dan suami menerima kondisi tersebut. Berbagai perawatan dan pengobatan pun dijalani dengan harapan suaminya dapat sembuh total. Tapi, kenyataan berkata lain.

"Tgl 25 Januari 2018 km mulai operasi dan berjalan lancar, namun setelah dokter memanggilku dan mengatakan bahwa sepertinya km terkena kanker stadium 4, terasa seperti petir yg mendadak menyambar hatiku ya. Allah, ak hny bs menjerit nangis didepan dokter dan bbrapa klrga yg menunggu," tulis Dyah.

Namun keduanya tak berhenti berjuang. Dyah pun selalu setia mendampingi belahan jiwanya menjalani pengobatan lanjutan. Sejoli ini menghabiskan hari-harinya di rumah sakit. Sampai-sampai, perawat berguyon mereka adalah pengantin baru yang sedang berbulanmadu di rumah sakit.

Hari demi hari mereka lewati dengan penuh perjuangan. Dyah selalu tak tega melihat suaminya harus menahan rasa sakit akibat kemo dan tindakan lainnya. Dyah sebenarnya belum menceritakan kepada sang suami bahwa kanker stadium empat sedang menggerogoti tubuhnya. Tak apa asalkan suami tetap semangat dan cepat sembuh, pikirnya.

Suatu saat, suaminya sempat mengeluhkan sesak napas. Lalu Dyah mencoba menenanginya, "Tdr sayang, biar ga kerasa skt gih buat istirahat, tp km sempat menyebut lailahailaallah. Km saat sblm tdr menanyakan "ayah kuat kan mi?, ak jawab iya kuat kok kuat", dalam hatiku maafkan ak yg tdk prnh memberitahumu bahwa km stadium 4," kata Dyah.
Baca Juga: Viral, Kisah Sepasang Kekasih Nabung Rp 265 Juta dengan Uang Koin

Setelah berbulan-bulan, kondisi Reksa tak menunjukkan ada perkembangan. Malah semakin menurun. "Tiba2 monitor bunyi, nafas turun, nadi naik drastis, suster dokter semua menyiapkan ke ICU, saat itu aku membisikimu 'kuat ayah kuat, katanya km akan brtahan buat mimi;' lalu kondisi di alat monitor mulai stabil kembali namun km dalam kondisi koma. Dibawalah km ke ruang ICU dg kbr oleh dokter kemungkinan terburuk, ak hny sendiri saat itu sambil menangis dan menunggu klrga dtg di depan ruang ICU."

Setelah berjuang dengan sekuat tenaga, suami Dyah akhirnya tiba di titik kritis. Dengan ikhlas, Dyah melepaskan kepergian sang suami. "Lalu ak bacakan lailahailaallah muhammadarosullulah 3x, perlahan nadi km menurun dan menurun, ak kecup kening km ak blg "selamat tinggal, selamat berjumpa lg ditmpt yg lebih indah", lalu air mata sedikit keluar dan nafasmu perlahan hilang dg lembut dan tersenyum, nadi km nol, dokter blg dia sudah tdk ada bu, ak masih ga prcya, ak pegang dadanya memastikan tdk nafas barangkali salah, dtegaskan lg dokter blg ikhlas y bu, lemah kaki ini berdiri, nangis ga terbendung, ak sendiri yg mengantarmu pergi," lanjut Dyah.

Dyah lalu menutup curhatan tersebut ungkapannya sayangnya pada sang suami. Di matanya, Reksa adalah pria yang tulus dan jujur. "Aku sangat syg km reksa. Selamat jalan suamiku, hatimu memang selalu tulus dg siapapun, baik, jujur, memperlakukan ak selalu istimewa, ibadah tdk prnh putus dan selalu istighfar, Allah sudah merindukanmu trnyata, Dia lebih menginginkanmu, Suami terindahku. Dariku, istri yg teramat mencintaimu Dyah Putri Utami , caraku mencintaimu saat ini adl doaku yg tak pernah putus untukmu... I Love u".


(dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177