Kamis, 08/02/2018 14:31 WIB

Macy's Jadi Departemen Store Pertama yang Jual Hijab di AS

Silmia Putri - wolipop
Macys Jadi Departemen Store Pertama yang Jual Hijab di AS Foto: Macy's Website
Jakarta - Pergerakan fesyen muslim di benua Amerika sepertinya semakin kuat. Setelah Nike mengeluarkan Nike Pro Hijab, dan American Eagle mengeluarkan denim hijab, kini giliran Macy's jadi departemen store pertama di AS yang menjual produk hijab.

Macy's sudah berdiri sejak tahun 1858 dan didaulat jadi departemen store terbesar di New York sejak 1924. Kini ia sudah memiliki sekitar 140 ribu karyawan dan 45 gerai di berbagai daerah.

Macy's membuka tahun 2018 dengan gebrakan baru, yaitu menjadi departemen store pertama yang secara resmi menjual produk hijab. Ia akan berkolaborasi dengan butik hijab Verona Collection. Merek ini dimiliki oleh muslimah berhijab bernama Lisa Vogl.

Macy's Jadi Departemen Store Pertama yang Jual Hijab di ASFoto: Website Verona Collection


Lisa Vogl merupakan muallaf. Ia mengenal Islam saat melaksanakan tugas dari tempatnya belajar fotografi, Daytona State University. Kemudian memeluk Islam pada tahun 2011.

Setelah mendapatkan hidayah, Lisa Vogl mengaku kesulitan menemukan produk hijab di AS. Ia pun membesarkan brand fesyen khusus hijabers, Veronica Collection. Veronica Collection sudah memiliki cabang tak hanya di Amerika, tapi juga di Inggris dan Prancis. Koleksinya didominasi oleh scarf, outerwear, abaya, dress, dan atasan.

Macy's Jadi Departemen Store Pertama yang Jual Hijab di ASFoto: Website Verona Collection


Kolaborasi Macy's dan Veronica Collection baru akan diluncurkan tanggal 15 Februari 2018. Dilansir dari The Washington Post, koleksi yang akan dirilis terdiri dari maxy dress, cardigan, dan hand-dyed hijab.

Melihat pergerakan bisnis hijab di Amerika, Sabiha Ansari co-founder of the American Muslim Consumer Consortium berpendapat bahwa fesyen muslim hanya perlu menunggu waktu untuk bisa populer di AS. Ia pun memprediksi koleksi Macy's ini juga akan menarik minat non-muslim.

Pihak Macy's sendiri belum ada yang berkomentar mengenai strategi penjualan produk ini. Namun sebuah riset dari State of the Global Islamic Economy Report memprediksi konsumen muslim di dunia akan mengeluarkan dana untuk fesyen hingga $368 billion atau lebih dari Rp 1000 triliun pada tahun 2021. Sebuah angka yang optimis untuk memulai bisnis fesyen hijab. (sil/sil)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com