Jumat, 12/01/2018 18:45 WIB

Ini Sebab Badan Kamu Sering Meriang Setelah Bepergian Jauh dengan Pesawat

Alisa Kintan - wolipop
Ini Sebab Badan Kamu Sering Meriang Setelah Bepergian Jauh dengan Pesawat Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sebagian orang merasa tidak enak badan, demam atau flu setelah penerbangan yang panjang. Tahukah kamu, ada beberapa alasan yang membuat penumpang sakit setelah melakukan penerbangan jauh?

Kelelahan dan kurang vitamin bisa jadi faktor penyebab kamu sakit setelah bepergian dengan pesawat. Tapi ada faktor lain yang mungkin tidak kamu duga sebelumnya.

Drexel Medicine melansir bahwa toilet pesawat bisa jadi salah satu tersangka utama seseorang terkena penyakit setelah penerbangan. Toilet, merupakan salah satu area paling banyak bakteri dan kuman di pesawat, bahkan tempat berkembangnya bakteri E. coli.

Seperti dikutip dari Aol, para ahli kesehatan menyarankan agar tidak menyentuh benda apapun di dalam toilet dengan tangan kita secara langsung. Jika memang harus menyentuh sebaiknya gunakan tisu ataupun pelapis lain untuk menutupi tangan.

Selain tidak menyentuh benda-benda di toilet secara langsung, hindari juga menyentuh kantong di belakang kursi pesawat. Sebab, orang-orang sering menaruh benda-benda kotor seperti tisu bekas pakai bahkan popok bayi. Eww!

Di dalam kantong belakang kursi juga suka ditaruh majalah. Nah, ini juga sebaiknya dihindari. Bisa jadi bakterinya juga menempel ke majalah tersebut. Ada baiknya kamu bawa majalah atau buku sendiri sebagai bahan bacaan.

Jetlag juga sering kali jadi problem utama orang-orang yang melakukan perjalanan jauh. Perbedaan waktu yang sangat mencolok memaksa badan harus beradaptasi dan itu acap kali tidak mudah.

Serangan jetlag membuat kita susah tidur, dan karena kurang tidur, daya tahan tubuh pun menurun dan menyebabkan sakit. Agar jetlag bisa teratasi, disarankan mulai mengatur jadwal tidur dan makan sesuai negara tujuan, beberapa hari sebelum penerbangan.

Tujuannya agar setelah sampai tempat tujuan, kamu tinggal menikmati perjalanan dan tidak perlu beradaptasi lagi dengan waktu tidur dan makan. (hst/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com