Jumat, 12/01/2018 16:35 WIB

Iseng Ganti Keris dengan Pistol di Busana Adat, Pengantin Pria Ini Bikin Geger

Anggi Mayasari - wolipop
Iseng Ganti Keris dengan Pistol di Busana Adat, Pengantin Pria Ini Bikin Geger Foto: Istimewa
Jakarta - Adalah hal yang biasa ketika pengantin pria Melayu melengkapi busana adat songketnya dengan keris yang ditaruh di pinggangnya. Tapi, pria asal Malaysia ini iseng mengganti aksesori senjata tradisionalnya itu dengan sebuah pistol. Apa yang terjadi?

Dilansir Mstar, baru-baru ini sebuah pesta pernikahan yang berlangsung di Dewan Japerun Duyong, Melaka membuat tamu yang hadir gempar. Pasalnya sang pengantin pria membawa senjata api di hari bahagianya itu.
Iseng Ganti Keris dengan Pistol di Busana Adat, Pengantin Pria Ini Bikin GegerFoto: Istimewa

Muhammad Saiful Ikhsan Muzafar, si mempelai pria mengaku memang telah merencanakan menggunakan pistol tersebut untuk menggantikan keris di hari pernikahannya. Ia pun ingin menampilkan sesuatu yang berbeda di hari bersejarahnya itu agar berkesan.

Pria berusia 25 tahun ini juga menyatakan bahwa senjata api itu hanya sekedar pistol mainan. Airsoft gun tersebut dibelinya dengan harga Rp 150 ribu di toko jual beli online.

"Saya tahu kesalahan saya memiliki senjata api meskipun itu hanyalah mainan yang menyerupai senjata asli. Jadi pistol itu saya potong dan hanya menggunakan gagangnya saja, jadi hanya pura-pura saja," kata Saiful.

"Banyak yang bertanya dan beberapa mengatakan ini pistol asli, dan saya katakan pistol ini hanya gimik agar nampak unik. Lagian sepanjang pesta pernikahan, gagang pistol ini hanya terselip di samping, kalau saya keluarkan pun bukan nampak seperti pistol tapi hanya pemegangnya saja," tambahnya.
Iseng Ganti Keris dengan Pistol di Busana Adat, Pengantin Pria Ini Bikin GegerFoto: Istimewa

Beberapa foto pasangan pengantin yang berpakaian serba kuning ini pun menjadi viral di media sosial. Foto tersebut pun memperlihatkan dengan jelas ada sepucuk 'pistol' hitam yang diselipkan di pinggang pengantin pria.

Banyak netizen berkomentar bahwa pemakaian pistol tersebut tak sesuai dengan adat dan menyalahi agama. Namun, Saiful menapiknya dan tak ada sedikipun niatnya untuk menyalahi adat karena idenya itu tercetus secara tidak langsung ketika ia ingin membeli barang elektrik secara online.

"Saya ingin pernikahan ini sempurna, tapi kalau ternyata salah dan membuat banyak orang keliru, saya minta maaf," imbuh Saiful.

Selain itu, akibat perbuatan iseng yang dilakukan Saiful ini, dirinya bisa saja di hukum pidana. Menurut Kepala Penyelidikan Kriminal Melaka, Asisten Komisaris Mohd. Nor Yhazid tindakan pengantin pria tersebut telah melanggar undang-undang tentang kepemilikan pistol replika. Jika terbukti bersalah di pengadilan, pelaku juga bisa dipenjara sampai satu tahun atau denda paling banyak Rp 16 juta. (agm/agm)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com