Selasa, 05/12/2017 17:01 WIB

Satpam yang Minta Hijabers Lepas Jilbab di McDonald's London Dipecat

Arina Yulistara - wolipop
Satpam yang Minta Hijabers Lepas Jilbab di McDonalds London Dipecat Foto: Istimewa (Ilustrasi)
London - Kekuatan media sosial bisa berpengaruh besar. Seperti kasus hijabers muda asal Inggris yang tak diizinkan masuk restoran cepat saji McDonald's bila tidak melepas jilbabnya.

Insiden tersebut melibatkan seorang mahasiswi berhijab berusia 19 tahun yang berhenti ingin makan di McDonald's, Seven Sisters Road, London Utara, Inggris. Namun ia dicegat oleh seorang satpam bertubuh tegap dan memintanya melepas jilbab.




Petugas keamanan itu mengatakan bila tidak melepas jilbabnya maka hijabers berdarah Timur Tengah ini tak boleh antre ke dalam restoran. Sang hijabers padahal sudah menjelaskan kalau ia memakai jilbab karena alasan agama jadi tak bisa melepasnya. Namun satpam tetap meminta wanita muslim itu lepas jilbab.

Kejadian ini direkam dan diunggah ke Twitter. Tak disangka video menjadi viral. Video yang memperlihatkan wajah satpam McDonald's itu telah di-retweet lebih dari 16 ribu dan like 20 ribuan. Petugas keamanan berkulit hitam itu pun diselidiki.

Pihak McDonald's meminta petugas keamanan yang melakukan sikap diskriminasi itu untuk diperiksa dan kini telah dipecat. McDonald's juga secara resmi meminta maaf dan menyesal karena adanya insiden tersebut.

"Kami sangat menyesal dengan kejadian ini. Kami menanggapi masalah ini secara serius dengan menyelidiki petugas keamanan yang terlibat. Sebagai bisnis yang beroperasi di berbagai komunitas dunia, kami ingin benar-benar memperjelas bahwa kami menyambut semua orang dari berbagai agama dan tidak memiliki kebijakan untuk membatasi atau mencegah orang berjilbab maupun berpakaian religius lainnya di restoran kami," jelas juru bicara McDonald's.




(ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com