Senin, 13/11/2017 16:18 WIB

Iklan Natal Ini Jadi Kontroversi karena Tampilkan Wanita Berhijab

Arina Yulistara - wolipop
Iklan Natal Ini Jadi Kontroversi karena Tampilkan Wanita Berhijab Foto: Dok. YouTube
Inggris - Awal November ini, supermarket di Inggris Tesco, menjadi kontroversi di media sosial karena menampilkan keluarga muslim dan berhijab pada iklan terbarunya. Bukan tanpa sebab iklan Tesco menjadi kontroversi namun ada alasan di baliknya.

Ya, Tesco baru saja meluncurkan iklan Natal 2017. Yang menjadi kontroversi karena hadirnya keluarga muslim dan berhijab di iklan tersebut. Meski temanya Natal namun Tesco menampilkan wanita berhijab yang datang di pesta Natal.

Iklan berdurasi selama satu menit itu menjadi viral setelah diunggah ke YouTube pada 5 November lalu. Dilansir dari Metro, keuarga di Inggris sudah terbiasa merayakan Natal bersama-sama. Keluarga muslim yang tinggal di Inggris juga diundang untuk datang ke pesta Natal.



Dalam iklan tersebut, keluarga muslim yang berhijab datang ke pesta Natal dengan membawa hadiah. Mereka disambut dengan baik dan ramah saat perayaan Natal. Bahkan tak hanya hijabers yang tampil di iklan Natal itu tapi juga keluarga penganut Sikh menggambarkan pria berturban.

Selain itu, pasangan gay bahkan juga ada di iklan Tesco yang bertujuan untuk merayakan keberagaman di Inggris. Meski tujuannya baik namun banyak yang kecewa dengan iklan ini.

"Ah well I guess Tesco has been infiltrated by Muslims to force Tesco to cut out Christianity!...😡😡no more Tesco for me," komentar pengguna Twitter dengan akun @hawkin_scot.

"Looking at all the #tescochristmasadvert debates 😓 #sadforhumanity #worldgonemad," kata @Babycakes1802

"WTF!! I'm outraged! Why do you have muslims in a Christmas advert?!??" ujar @K12SDE.

Meski demikian, banyak juga netizen yang membela Tesco.

"Personally I say good on you @Tesco for the diversity shown in this advert, I personally have a Muslim friend who loves Christmas more than I do! Keep up the good work!" tutur @TashMoomin.

"If you have a problem with Muslims celebrating Christmas, you're a racist. Never had anyone complain about me (an atheist) celebrating it. Well done to Tesco for bringing people together. Ignore the outrage of the ignorant haters and keep it up," tulis akun @TheRichCourt.

Di tengah kontroversi, pihak Tesco pun mengeluarkan pernyataannya. Mereka mengatakan tidak akan menarik iklan tersebut karena tujuannya benar.

"Semua orang diterima di Tesco saat Natal dan kami bangga merayakannya dengan banyak cara seperti menyatukan para pelanggan kami dari latar belakang berbeda-beda," jelas juru bicara Tesco. (ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177