Selasa, 07/11/2017 12:39 WIB

Iklan Coca Cola Jadi Kontroversi karena Tampilkan Hijabers Belajar Nyetir

Arina Yulistara - wolipop
Iklan Coca Cola Jadi Kontroversi karena Tampilkan Hijabers Belajar Nyetir Foto: Dok. YouTube
Arab Saudi - Arab Saudi mengeluarkan peraturan baru dengan mengizinkan perempuan mengemudi. Peraturan yang berdasarkan surat keputusan kerajaan Arab Saudi yang ditandatangani oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, perempuan telah diizinkan menyetir dan baru akan terlaksana di pertengahan 2018.

Berita ini tentu terdengar ke seluruh dunia. Di tengah hiruk-pikuk berita tersebut, brand minuman bersoda Coca Cola melihat peluang. Pihak Coca Cola pun meluncurkan iklan terbaru di mana seorang ayah di Arab Saudi mengajarkan anak perempuannya yang berhijab menyetir mobil.

Di awal video terlihat sang ayah yang awalnya duduk di belakang setir mobil turun dan bergantian dengan posisi putrinya. Mereka menggunakan mobil klasik manual. Kemudian hijabers berkerudung hitam itu mencoba untuk mengendarai mobil namun sangat gugup sehingga menekan rem berkali-kali.

Untuk membuat putrinya agar bisa konsentrasi maka sang ayah yang memakai gamis panjang dan kaffiyeh di atas kepalanya membuka satu botol Coca Cola lalu di letakkan di dashboard mobil. Cara ini bertujuan agar putrinya lebih fokus dan seimbang.



Awalnya, putrinya belum bisa mengendarainya dengan benar. Akhirnya hijabers tersebut meminum Coca Cola untuk menghilangkan gugupnya dan berhasil. Ia dapat mengemudikan mobil dengan lancar.

Iklan Coca Cola ini kemudian menimbulkan kontroversi di media sosial. Banyak yang suka dengan video berdurasi selama kurang lebih satu menit itu. Mereka mengatakan kalau video menginspirasi. Meski demikian, ada saja yang kontra dengan video tersebut.

Beberapa mengatakan kalau model yang dipakai bukan orang asli Arab Saudi dan musik pun tidak menggunakan musik Arab. Bahkan seorang hijabers juga menuturkan kalau video sangat aneh dan tak menginspirasi apa pun.

"Brilliant as an ad but 2 things tells that no local guy watched it before airing. The dad is not Saudi & the music is not local by any mean!" tulis @a_baaboud di Twitter.

"1- using female empowerment to sell a product by only kind of presenting issue, but not in a way tht is empowering at all is...super weird," tambah pengguna Twitter lainnya @zahradarr.

Beberapa netizen juga mengatakan kalau iklan ini akan menjadi kontroversi seperti Pepsi yang dibintangi Kendall Jenner.


(ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com