Tarot Expert
Rani Dharma

Tarot Reader, Graphic Designer and Art Lover
Minggu, 05/11/2017 07:32 WIB

Terlanjur Menerima Lamaran Pria yang Sebenarnya Kurang Sreg di Hati

Rani Dharma - Wolipop
Terlanjur Menerima Lamaran Pria yang Sebenarnya Kurang Sreg di Hati Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria berkepribadian introvert. Bahkan kami sudah bertunangan. Awal kami memutuskan untuk bertunangan adalah dia tiba-tiba datang ke saya dengan langsung mengutarakan ingin menikahi saya. Karena saya pun sedang sendiri dan mencari pasangan hidup, maka saya langsung menerima pinangannya. Dan 1 bulan setelah saya menerima dia, kami pun langsung mengadakan acara lamaran.

Tetapi setelah itu, saya merasakan hubungan kami hambar sekali karena jujur saya belum mempunyai perasaan terhadap dia. Dan dia pun tidak aktif terhadap hubungan kami karena memang sangat pendiam dan tidak banyak komentar. Saya sempat merasa sepertinya saya terlalu cepat mengambil keputusan untuk melangkah lebih jauh dengannya, tapi saya juga tidak mau mengakhiri ini karena alasan keluarga sudah saling kenal dan mungkin akan membuat keluarga malu jika saya ingin memutuskan pertunangan kami yang baru 2 minggu. Bagaimana saya harus menghadapi ini? Saya ingin menikah sekali seumur hidup, jadi saya tidak mau ada penyesalan di kemudian hari jika saya salah memilih.

(Vika, 30 Tahun)

Jawab:

Kartu yang muncul adalah Nine Cups terbalik, The Emperor, dan The High Priestess. Dari tebaran pertama memang Anda bahkan agak malas berteman dengan orang ini kalau boleh jujur. Maka pilihannya ada di kartu kedua, jadilah pihak yang dominan dan otoriter atau kedua, pasrah dan menyerahkan semuanya pada ilahi. Namun sebenarnya orang ini masih bisa diajak bicara, jadi Anda harus mencoba pilihan pertama tadi. Jika masih belum sreg juga maka Anda memang harus jujur pada keluarga.

Bukannya apa-apa, namun dari susunan kartu Anda kurang kompatibel, apalagi tanpa berusaha. Jika Anda ingin sekali saja menikah seumur hidup, maka jangan sampai pernikahan tersebut menjadi penyesalan seumur hidup. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177