Rabu, 18/10/2017 19:04 WIB

Dulu Dibilang Bodoh, Sekarang Wanita Cantik Ini Lulus dengan IPK Tertinggi

Rahmi Anjani - wolipop
Dulu Dibilang Bodoh, Sekarang Wanita Cantik Ini Lulus dengan IPK Tertinggi Foto: Imgur Phoebe Stothard
Jakarta - Anak yang lemah dari sisi akademis tentu tidak berarti bodoh. Bisa saja ia berbakat di bidang lain atau punya kondisi tertentu yang membuatnya sulit menangkap pelajaran. Dengan penangan yang tepat, bukan tidak mungkin anak tersebut bisa lebih sukses dan berprestasi dari anak-anak kebanyakan.

Seperti mahasiswa bernama Phoebe Stothard ini yang mengalami disleksia sejak kecil. Ketika duduk di bangku sekolah, ia pun sering dikatai bodoh bahkan oleh gurunya sendiri. Tapi kini Phoebe boleh berbangga hari karena ia lulus sebagai salah satu mahasiswa dengan IPK tertinggi.

Phoebe adalah mahasiswa Australia yang baru saja lulus dari University of Technology Sydney jurusan Komunikasi. Sebelumnya, Phoebe memang selalu kesulitan dalam belajar karena didiagnosa mengalami Disleksia, Diskalkulia, Disgrafia, dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Hal itu pun baru diketahuinya setahun lalu.

Dulu Dibilang Bodoh, Sekarang Wanita Ini Lulus dengan IPK TertinggiFoto: Instagram Phoebe Stothard
Untungnya, setahun belakang Phoebe mulai bisa belajar dengan bantuan penyandang keterbatasan. Dalam akun Facebooknya, wanita cantik tersebut pun mengumumkan bahwa ia bisa menyelesaikan studi terlepas dari perkataan orang selama ini. Tak hanya itu, Phoebe bahkan mendapat nilai IPK tertinggi di jurusannya.

"Untuk guru di HSC yang bilang kepada orangtuaku aku harus tinggal kelas karena aku akan membuat nilai pelajar lain turun. Untuk guru di universitas yang bilang 'aku benar-benar tidak peduli dengan pendidikanku' dan membuatku menangis di depan kelas karena aku salah mengeja kata," tulisnya.

Dulu Dibilang Bodoh, Sekarang Wanita Ini Lulus dengan IPK TertinggiFoto: Instagram Phoebe Stothard
"Untuk orangtua yang meminta guru untuk tidak menempatkan anaknya duduk di sebelahku ketika kelas matematika karena anak mereka akan 'jadi bodoh juga'.
Dan untuk sistem edukasi yang mengecewakanku, yang mengatakan aku hanya berharga 49 ATAR (sistem nilai di Australia)," kata Phoebe.

Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri, ia mengunggah tulisan itu untuk memotivasi dan membuktikan jika anak-anak dengan kekurangan bisa berprestasi.

"Untuk orang-orang yang menjelekkanku karena tidak sesuai kriteria pelajar sempurna, hati-hati karena kami anak-anak dengan keterbatasan bisa menghancurkan kalian dengan cara unik kami. P.s salam untuk teman, keluarga, dan tutorku yang mengagumkan yang selalu menolong dan mendukungku dalam perjalananku," tuturnya. (ami/ami)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com