Tarot Expert
Rani Dharma

Tarot Reader, Graphic Designer and Art Lover
Rabu, 04/10/2017 17:48 WIB

Pacar Terlalu Mengatur dan Mengekang, Sayang atau Hanya Obsesi?

Rani Dharma - Wolipop
Pacar Terlalu Mengatur dan Mengekang, Sayang atau Hanya Obsesi? Foto: Thinkstock
Jakarta - Saya sedang menjalin hubungan dengan seorang pria. Awal pacaran dia sangat baik dan perhatian tapi setelah beberapa minggu dia mulai berubah dan mengatur saya sampai meminta password social media. Kalau ketahuan saya inbox dengan teman cowok pasti dia langsung marah-marah dan menyuruh saya memblock semua teman yang dekat dengan saya termasuk mantan pacar.

Saya risih, selalu diatur tidak boleh ini tidak boleh itu. Makin ke sini saya makin tidak nyaman, saya dimarahi karena hal sepele. Pernah dia ketahuan menguntit saya sedang membalas chat teman pria padahal saya tidak tahu dia lakukan itu. Saya capek, saya berkali-kali minta putus tapi dia tidak mau dan ingin bertahan sampai menikah. Alasan dia melakukan ini karena dia sayang pada saya.

Yang mau saya tanyakan, apa benar dia sayang atau hanya sekedar obsesi? Apa yang harus saya lakukan? Dan apakah hubungan ini bisa sampai bertahan dan lanjut ke pernikahan? Terima kasih.

(Ika, 24 Tahun)

Jawab:

Kartu Anda adalah Princess Swords terbalik, The Chariot dan Prince Cups terbalik. Dari kartu tersebut unsur yang dominan adalah unsur negatif, jadi secara garis besar bisa dianggap sebagai warning untuk Anda. Kartu pertama memperlihatkan bahwa secara intelektual Anda cukup baik malah diatas rata-rata, namun dengan adanya hubungan ini, kartu terbalik mengisyaratkan bahwa Anda sudah mulai kehilangan perspektif tersebut. Karena jelas hubungan seperti yang Anda ceritakan tidak sehat.

Sayangnya memang kartu ketiga memperjelas bahwa dia bukan orang yang bertindak berdasarkan rasa sayang, namun ego. Jadi sebaiknya daripada terjadi hal-hal yang tidak baik dikemudian hari, akan lebih bijaksana jika Anda mengultimatum saja jika ingin putus (bukan minta putus) minta back up oleh teman-teman baik dan keluarga sebanyak mungkin. Ini kalau Anda masih sayang pada diri sendiri dan ingin hidup normal. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com