Kamis, 14/09/2017 16:33 WIB

Wow! 4.000 Pasangan Ikuti Tradisi Nikah Massal di Korea Selatan

Anggi Mayasari - wolipop
Wow! 4.000 Pasangan Ikuti Tradisi Nikah Massal di Korea Selatan Foto: Istimewa
Gyeonggi - Baru-baru ini sebuah pernikahan massal diselenggarakan oleh Gereja Unifikasi di Korea Selatan. Tak tanggung-tanggung ada sekitar 4.000 pasangan dari 64 negara saling mengucap sumpah janji suci pada Kamis (7/9/2017).

Dilansir Next Shark, acara yang diadakan di Pusat Perdamaian Cheong Shim Korea di Gapyeong, Provinsi Gyeonggi ini juga diikuti oleh 20 ribu pasangan lain yang berpartisipasi secara online dari seluruh dunia. Bukan hanya masyarakat setempat, pasangan yang mereka nikahi juga berasal dari ras dan bahasa yang berbeda.
Foto: Istimewa

Gereja Unifikasi biasanya mengatur pernikahan lintas budaya yang sesuai dengan ajaran pendiri gereja, Moon Sun-Myung. Dalam ajarannya itu, Moon percaya bahwa Tuhan tak melihat kebangsaan atau warna kulit.

Pernikahan massal yang dijuluki dengan "blessing ceremony" atau perayaan kasih ini bukan pertama kali dilaksanakan. Acara sejenis ini pertama kali diadakan pada 1961 untuk 36 pasangan di Seoul, Korea Selatan.
Foto: Istimewa

Praktik upacara pernikahan massal inipun mendapat banyak perhatian internasional, karena gereja sering mengatur pasangan yang baru saja bertemu dan hampir tak mengenal satu sama lain. Salah satu upacara pemberkatan yang sempat menjadi perhatian yakni pada 1988, dimana Moon mencocokkan 6.516 orang Korea dan Jepang dalam upaya untuk mempersatukan kedua negara.
Foto: Istimewa

Seorang programmer komputer Korea, Lee Kyu Chul yang ikut dalam pernikahan massal tersebut mengungkapkan dirinya merasa agak canggung saat berbicara tentang pernikahannya dengan pengantin wanita Jepang, Miura Kuniko. Meskipun keduanya tak dapat berkomunikasi karena tak memiliki bahasa sama, mereka berkomitmen tetap bersatu sesuai agama dan ikatan mereka.

"Aku tahu dari awal apa yang sedang aku hadapi. Aku tahu itu akan seperti ini, dan tidak apa-apa. Aku akan belajar bahasa Jepang terlebih dahulu dan kemudian mengajarinya bahasa Korea," ujar Kyu Chul. (agm/agm)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com