Kamis, 14/09/2017 15:32 WIB

Sejajar dengan Selena Gomez, Hijabers Ini Jadi Model Cover Majalah Time

Arina Yulistara - wolipop
Sejajar dengan Selena Gomez, Hijabers Ini Jadi Model Cover Majalah Time Foto: AFP PHOTO / STEPHEN MATUREN
Jakarta - Masih ingat dengan Ilhan Omar? Hijabers berdarah Somalia-Amerika itu berhasil mencetak sejarah di 2016 karena menjadi wanita muslim berhijab pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif di Minnesota, Amerika Serikat. Sejak saat itu, Ilhan Omar berhasil menginspirasi muslim lainnya untuk melakukan perubahan.

Ilhan Omar dikenal cerdas dan aktif dalam bersosialisasi. Wanita lulusan North Dakota State University sering terlibat dalam kegiatan politik, pendidikan, hukum, hingga aksi sosial. Sikap berani yang dimiliki Ilhan Omar membuat banyak orang kagum padanya. Tak heran bila Ilhan Omar bisa terpilih sebagai anggota legislatif di November 2016.

Kini wajah hijabers berusia 34 tahun itu menghiasi majalah Time. Ilhan Omar masuk ke dalam daftar wanita yang bisa mengubah dunia. Terdapat 45 wanita di dalamnya termasuk Ilhan Omar. Ia pun menjadi salah satu model untuk sampul yang dinamakan 'Firsts'. Time sengaja membuat proyek yang mencakup 12 sampul berbeda menampilkan 12 wanita inspiratif.

Selain Ilhan Omar, wanita inspiratif lainnya yang masuk dalam daftar tersebut ada Selena Gomez, Cindy Cherman, Oprah Winfrey, Melinda Gates, dan lainnya. Selena Gomez juga terpilih sebagai wanita pertama yang mempunyai 100 juta followers di Instagram. Majalah dengan model sampul Ilhan Omar rencananya akan terbit pada 18 September ini.
Sejajar dengan Selena Gomez, Hijabers Ini Jadi Model Cover Majalah TimeFoto: Dok. Time

Dalam majalah tersebut, Ilhan Omar mengatakan kalau ia merasa jenis kelamin dan hijab menjadi masalah rasis yang sering ditemui. Meski demikian ia tidak akan pernah mundur untuk memperbaiki dunia hanya karena hal tersebut.

"Kepada masyarakat muslim dan Somalia, jenis kelamin dan agama saya adalah masalah karena politik seharusnya diperankan oleh pria. Sebagai seorang ibu saya sering dianggap tidak bertanggung jawab karena menghabiskan banyak waktu di luar rumah. Tapi saya tidak ragu, saya harus bisa membangun 'jembatan'. Tak ada juga persyarakan kandidat legislatif harus laki-laki," papar Ilhan Omar.

Ilhan Omar merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ayahnya merupakan seorang guru. Ia juga pernah menjadi pengungsi di Kenya ketika perang terjadi di Somalia pada 1991. Di 1995, Ilhan Omar pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya. (aln/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177