Selasa, 05/09/2017 18:42 WIB

Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari Pernikahannya

Rahmi Anjani - wolipop
Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari Pernikahannya Foto: currenttime.tv
Jakarta - Pernikahan menjadi salah satu hari paling bahagia bagi wanita. Karenanya, pengantin hampir selalu tampak tersenyum saat akad atau resepsi. Namun tidak untuk pengantin asal Tajikistan ini. Di hari pernikahannya, ia terlihat tak tersenyum sama sekali bahkan selalu menundukkan kepala.

Padahal wanita bernama Marjona Hudoidodova tersebut dijodohkan oleh presiden di negaranya, Tajikistan. Marjona dijodohkan dengan Saidsho Asrorov, seorang pendukung Emomali Rahmon yang dikenal sebagai diktator itu.

Sebelumnya, Saidsho menarik perhatian sang presiden pasca membacakan sebuah puisi untuknya. Ketika mengetahui Saidsho belum menikah, ia langsung meminta mak comblang muslim setempat untuk mencarikan istri. Akhirnya, Saidsho dijodohkan dengan Marjona yang berprofesi sebagai seorang perawat.

Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari PernikahannyaFoto: currenttime tv
Dalam foto-foto yang beredar, Marjona memang tampak berbeda dari pengantin-pengantin kebanyakan. Ia tak terlihat tersenyum atau menatap mata suaminya sama sekali. Sedangkan Saidsho tampak jelas sangat bahagia dan banyak tersenyum di depan kamera. Namun hal tersebut ternyata bukan karena Marjona dipaksa menikah namun karena memang budaya setempat.

Dilansir Dailymail, pengantin Tajikistan memang diminta untuk tidak tersenyum atau melihat suaminya di hari pernikahan. Itu dilakukan karena ditakutkan orang akan menganggap keduanya sudah mengenal satu sama lain secara intim sebelumnya jika tampak sangat akrab. Hal tersebut dianggap tidak pantas dengan budaya negara yang masyoritas penduduknya beragama Islam.

Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari PernikahannyaFoto: Espresso TV
Wanita 22 tahun tersebut pun sebenarnya tidak dipaksa untuk menikahi Saidsho. Ia bahkan mengaku cukup senang bisa bertemu dengan pria yang tetap memperbolehkannya bekerja meski sudah menikah. Di Tajikistan biasanya wanita memang akan berhenti berkarier ketika berkeluarga. Dikatakan pula jika Saidsho memang sudah lama mengagumi Marjona sejak dulu.

"Para mak comblang berkomunikasi dengan orangtuaku. Orangtuaku setuju membiarkanku menikah dengan pria itu asalkan aku diperbolehkan tetap bekerja. Aku ingin tetap bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit," ungkap Marjona kepada media lokal.

Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari PernikahannyaFoto: Espresso TV
Perjodohan memang biasa terjadi negara Asia Tengah tersebut. Pasangan ini pun hanya butuh waktu 10 hari untuk menyetujui perjodohan hingga melangsungkan pernikahan. Perkawinan yang melibatkan orang nomor satu yang telah menjabat selama 25 tahun tersebut pun memakan biaya Rp 24 jutaan. Beruntung bagi keduanya, biaya itu ditanggung oleh negara.

"Saidsho datang dari keluarga dengan penghasilan rendah dan orangtunya sudah pensiun. Kami mengatur perjodohan tradisional untuknya dan kami membelikan hadiah untuk pengantin dan keluarganya. Kami mengurus semau biaya perayaan pernikahan dan akan membantu keluarga si wanita," kata Dilafruz Mahmadalieva sebagai Ketua Departemen Ideologi Distrik Bohtar.

Dijodohkan Presiden, Pengantin Ini Tak Tersenyum di Hari PernikahannyaFoto: Espresso TV
(ami/ami)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com