Kamis, 17/08/2017 17:08 WIB

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Nusantara Bernuansa Merah-Putih

Daniel Ngantung - wolipop
Pertama di Indonesia, Pameran Kain Nusantara Bernuansa Merah-Putih Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Jakarta - Ada yang berbeda di Museum Tekstil Jakarta, Rabu (16/8/2017). Deretan kain-kain bernuansa merah-putih, mulai dari antik hingga buatan teranyar, menghiasi setiap sudut museum.

Museum Tekstil memang sedang menjadi tuan rumah Pameran Kriya Wastra Merah Putih yang digelar oleh Perkumpulan Wastra Indonesia untuk menyambut ulang tahun ke-72 Republik Indonesia. Merah-Putih lantas diangkat sebagai tema warna kain pada pemeran yang berlangsung hingga 26 Agustus mendatang.

"Ini sepertinya yang pertama di Indonesia, ada pameran khusus menampilkan kain-kain Nusantara dalam tema warna merah-putih," ujar Lita Jonathans dari Litbang Perkumpulan Wastra Indonesia kepada Wolipop.

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Indonesia Bernuansa Merah-PutihKain perca bernuansa merah-putih dipamerkan di Museum Tekstil Jakarta. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Adapun koleksi kain yang terbuat dari kain perca atau lebih dikenal dengan istilah quilted mendominasi pameran kali ini. Total ada 80an kain quilted yang hanya 1-2 di antaranya merupakan koleksi lama. Sisanya koleksi baru yang dibuat khusus untuk pameran ini. Semuanya merupakan karya anggota Perkumpulan Wastra Indonesia.

Diungkapkan Lita, membuat kain quilted dengan tema warna merah-putih ternyata mendatangkan tantangan tersendiri bagi para quilter, sebutan untuk perajin quilting. Quilting dikenal dengan permainan motif dan warnanya yang beragam.

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Indonesia Bernuansa Merah-PutihFoto: Daniel Ngantung/Wolipop


Namun kali ini, para perajin hanya diperbolehkan mengeksplor dua warna. "Sekarang tinggal bagaimana mereka berkreasi supaya kain quilted tetap terlihat unik dan menarik meski hanya dua warna," kata Lita.

Salah satu kreasi yang menjadi primadona di pameran itu adalah '72 Merah Putih'. Dipajang di depan pintu masuk, kain yang membentang dengan luas 2,4 x 2,7 meter itu dibuat oleh 72 quilter, sesuai dengan usia bangsa Indonesia tahun ini.

Kain '72 Merah Putih' karya 72 quilter.Kain '72 Merah Putih' karya 72 quilter. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Ragam motifnya yang merefleksikan kekayaan budaya Indonesia menawarkan daya tarik tersendiri. Mulai dari kapal pinisi hingga tulisan-tulisan bernada patriotisme. Kata Lita, kain tersebut nantinya akan diberikan kepada museum sebagai salah satu benda pamernya.

Karya lain yang cukup menarik perhatian adalah kain perca bergambar wajah mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. Kain karya M. Laksmintarti Soeparwoto ini bertajuk 'Badai'.

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Indonesia Bernuansa Merah-PutihFoto: Daniel Ngantung/Wolipop


Kain perca bergambar wajah Ahok itu bersandingan dengan Proklamator Kemerdekaan RI sekaligus Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Indonesia Bernuansa Merah-PutihFoto: Daniel Ngantung/Wolipop


Selain kain perca, pameran ini turut mengangkat kekayaan wastra Nusantara, mulai dari batik, tenun, bahkan hingga bordir dan sulam.

Pertama di Indonesia, Pameran Kain Indonesia Bernuansa Merah-PutihFoto: Daniel Ngantung/Wolipop


Perkumpulan Wastra Indonesia juga menggelar bazaar, workshop, serta diskusi dengan topik seputar kekayaan kain tradisional Indonesia.

Lita berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat pada budaya Indonesia yang begitu kaya, sekaligus memotivasi untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pelestariannya. (dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177