Jumat, 04/08/2017 19:24 WIB

Ayu Ting Ting Dandani Anak Pakai Tas Rp 11 Jutaan, Ini Kata Psikolog

Daniel Ngantung - wolipop
Ayu Ting Ting Dandani Anak Pakai Tas Rp 11 Jutaan, Ini Kata Psikolog Foto: Instagram Ayu Ting Ting
Jakarta - Bilqis Khumairah Razak, putri Ayu Ting Ting yang baru berusia tiga tahun, tengah jadi sorotan setelah sebuah foto yang menampilkanya memakai ransel Gucci seharga belasan juta rupiah ke sekolah beredar di media sosial.

Tentu Bilqis bukan satu-satunya anak selebriti yang pernah terlihat mengenakan barang-barang bermerek seharga jutaan rupiah terlepas dari usianya yang masih dini. Sebut saja putri dari Kim Kardashian dan Beyonce, yaitu North West dan Blue Ivy.

Ayu Ting Ting Dandani Anak Pakai Tas Rp 11 Jutaan, Ini Kata PsikologFoto: Dok. Instagram


Dari dalam negeri, selain Ayu Ting Ting, penyanyi Krisdayanti dan presenter Nagita Slavina, juga memberi keistimewaan kepada anak-anaknya untuk memakai barang-barang mahal.

Netizen bereaksi di media sosial. Banyak yang menyebut gaya mewah para anak selebriti ini terlalu berlebihan, konsumtif, memanjakan, dan tak pantas untuk anak yang bahkan usianya belum genap lima tahun.

Ayu Ting Ting Dandani Anak Pakai Tas Rp 11 Jutaan, Ini Kata PsikologPutri Beyonce dan Jay Z, Blue Ivy. (Foto: Dok. Instagram/Solange Knowles)
Dijelaskan psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, sebenarnya belum ada bukti ilmiah terkait dampak negatif pada psikologi anak-anak yang terekspos gaya hidup mewah sejak kecil.

"Biasanya studi-studi psikolog tidak pernah secara spesifik meneliti efek pada anak-anak yang sering dibelikan barang mewah. Tapi beberapa studi mempelajari efek pada anak yang terlalu dimanjakan," ujar Nina, begitu sapaan akrabnya, saat dihubungi Wolipop, Jumat (4/8/2017).

Membelikan barang mewah, lanjut Nina, hanyalah salah satu indikator dari terlalu memanjakan anak. Itu berarti, membelikan anak barang mewah tidak melulu berarti orangtua sedang memanjakannya.

Ayu Ting Ting Dandani Anak Pakai Tas Rp 11 Jutaan, Ini Kata PsikologNorth West. (Foto: Ist.)

Namun, bila terlalu memanjakan anak tentu saja tidak baik karena akan berdampak buruk bagi perkembangan akhlaknya. "Anak cenderung kurang bertanggung jawab terhadap barang miliknya karena jika rusak dengan mudahnya mereka mendapat barang pengganti," terang Nina tentang salah satu dampak buruknya.

Di samping itu, anak juga akan sulit menghargai nilai uang sehingga dapat berujung pada kurangnya rasa empati pada mereka yang kesulitan secara finansial.

"Kadang-kadang kemampuan sosialisasinya juga jadi kurang bagus, karena tak paham pada kebutuhan orang lain, kurang empati, dan kurang sensitif," tambah Nina. (dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com