Jumat, 04/08/2017 11:44 WIB

Setelah Tahu Fakta Ini, Kamu Perlu Hati-hati Kalau Mau Pakai Hairdryer Hotel

Hestianingsih - wolipop
Setelah Tahu Fakta Ini, Kamu Perlu Hati-hati Kalau Mau Pakai Hairdryer Hotel Foto: Thinkstock
Jakarta - Hairdryer atau pengering rambut menjadi salah satu perlengkapan hotel yang paling dibutuhkan tamu ketika menginap. Tapi setelah tahu fakta berikut ini, Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk membawa hairdryer sendiri saat bepergian.

Sebuah investigasi dari ABC News telah mengungkap apa yang sebenarnya bercokol di hairdryer yang banyak disediakan di hotel. Kuman pada hairdryer hotel ternyata lebih banyak daripada toilet yang kotor. Kenapa bisa?

Toilet, perlengkapan kamar mandi, handuk, seprai dan sarung bantal hotel selalu rutin dibersihkan setiap kali tamu check out dari kamar. Lain halnya dengan hairdryer. Karena selalu tersimpan di laci atau lemari, hairdryer kerap luput dari rutinitas bersih-bersih staf hotel.

Padahal, hairdryer biasanya dipakai para tamu untuk mengeringkan rambut di kamar mandi. Seperti sudah diketahui, udara di kamar mandi cenderung lembap sehingga menjadi sarang berkumpulnya kuman dan bakteri.
Foto: Thinkstock

Begitu selesai dipakai mengeringkan rambut, biasanya hairdryer akan dibiarkan tergeletak di dekat wastafel kamar mandi. Saat tamu hotel check out, hairdryer juga biasanya hanya digulung kabelnya, dimasukkan ke dalam sarung pembungkus dan kembali disimpan di lemari. Bahkan ada pula hairdryer yang memang digantungkan di dinding kamar mandi.

Berada di area yang lembap terus-menerus menjadikan hairdryer 'sarang' yang potensial bagi kuman untuk hidup dan berkembang biak. Chuck Gerba, seorang ahli mikrobiologi sudah mendatangi sedikitnya sembilan kamar hotel yang berbeda untuk melakukan penelitian tentang ini. Kamar hotel yang diteliti mulai dari harga USD 98 (Rp 1,3 jutaan) hingga USD 500 (Rp 6,6 juta) per malam.

"Pasti ada sesuatu yang bisa Anda lakukan dengan hairdryer yang tidak saya ketahui karena beberapa dari mereka sangat banyak kumannya," tutur Chuck, seperti dikutip dari Mirror.
Foto: Thinkstock

Selain hairdryer, Chuck juga menemukan enam dari sembilan kamar hotel memiliki wastafel yang jumlah bakterinya sangat banyak hingga sampai tahap yang mengkhawatirkan bagi kesehatan.

"Kekhawatiran terbesar di kamar hotel adalah risiko tertular virus pilek, flu atau virus lain penyebab diare. Tidak perlu banyak (virus) untuk membuat Anda sakit," tuturnya, dilansir Travel + Leisure.

Jadi untuk alasan keamanan, sebaiknya bawa hairdryer Anda sendiri ketika bepergian dan menginap di hotel. Mungkin akan sedikit merepotkan, namun menjaga kesehatan memang perlu sedikit usaha lebih, bukan? (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com