Selasa, 01/08/2017 16:10 WIB

Cinta Kain Indonesia, Istri Jokowi dan Jusuf Kalla Stylish Berbatik Biru

Daniel Ngantung - wolipop
Cinta Kain Indonesia, Istri Jokowi dan Jusuf Kalla Stylish Berbatik Biru Foto: Dok. Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden
Jakarta - Ada pemandangan yang menyegarkan saat pelantikan Taruna dan Taruni Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian di halaman Istana Merdeka, Jakarta, baru-baru ini. Di tengah lautan para perwira baru, empat istri orang berpengaruh di Indonesia tampil dalam balutan kebaya dan batik bernuansa biru.

Mereka adalah Ibu Negara Iriana; istri Wapres Jusuf Kalla, Mufidah; istri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Enny Trimurti; dan istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Tri Suswati.

Keempatnya memancarkan aura keayuan khas wanita Indonesia dengan kebaya bernuansa biru. Kebaya encim tampaknya menjadi pilihan mereka bila dilihat dari potongan bawahnya yang melancip serta bordiran yang membingkai tepiannya.

Tidak diketahui secara pasti jenis batik yang menghiasi penampilan keempat wanita tersebut. Namun dengan corak bunga yang mendominasi serta warnanya yang cerah, batik pesisir atau batik peranakan sepertinya yang menjadi pilihan keempat ini.

Cinta Kain Indonesia, Istri Jokowi dan Jusuf Kalla <i>Stylish</i> Berbatik BiruFoto: Fotografer: Bagus Prihantoro/detikcom


Kendati kompak berkebaya biru, keempatnya hadir dengan styling yang berbeda satu sama lain. Iriana misalnya, memadukan kebayanya dengan clutch hitam dan selendang berwarna senada yang disampirkan di pundak kanan.

Sementara itu, Mufidah Kalla memilih handbag hitam dan selendang yang dipakai dengan gaya melilit di tangannya. Lain lagi dengan Tri Suswati yang memilih tas bermotif perwayangan, juga bernuansa biru.

Jika ketiganya kompak dengan sepatu hitam, Enny Trimurti malah memilih sepatu berwarna biru yang semakin mempertegas keharmonisan busananya.

Keharmonisan itu pun senada dengan pesan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di kesempatan tersebut. Ia berpesan, TNI dan Polri sebagai garda terdepan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia harus bisa saling bersinergi untuk menciptakan iklim persatuan di Tanah Air tercinta.

"TNI dan Polri merupakan alat negara yang terdepan dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI. Oleh sebab itu, TNI dan Polri harus bersinergi, harus berkoordinasi, harus bersatu, bergotong royong, untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Hilangkan egosektoral, tingkatkan jiwa korsa serta soliditas dan solidaritas TNI dan Polri," tegas Presiden. (dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177