Jumat, 28/07/2017 18:16 WIB

Alasan Mengerikan Kenapa Seprai Tidur Harus Diganti Seminggu Sekali

Rista Adityaputry - wolipop
Alasan Mengerikan Kenapa Seprai Tidur Harus Diganti Seminggu Sekali Ilustrasi wanita mengganti seprai. Foto: Thinkstock
Jakarta - Mayoritas orang menghabiskan sebagian waktunya di tempat tidur, dari sekadar beristirahat, membaca, menonton, bahkan ada juga yang suka makan di tempat tidur. Sayangnya, masih sedikit orang melalaikan tugas untuk mencuci seprai sesering mungkin. Dari ragam aktivitas tersebut, kuman dan bakteri berpotensi bercokol di tempat tidur.

Berdasarkan laporan Philip Tierno, microbiologist dari Universitas New York, tempat tidur bisa dengan mudahnya menjadi sarang yang dipenuhi kuman, jamur, dan bakteri. Setiap tahunnya manusia bisa menghasilkan keringat hingga 26 galon. Ditambah dengan cuaca tropis di Indonesia yang sedang panas-panasnya, jamur dan bakteri akan lebih mudah berkembang biak.
Alasan Mengerikan Kenapa Seprai Tidur Harus Diganti Seminggu SekaliFoto: Thinkstock

"Jika terlalu lama dibiarkan, kehidupan makhluk mikroskopik di dalam lekukan dan lipatan seprai kita bahkan bisa membuat kita sakit," ungkap Philip seperti dikutip dari Business Insider.

Hasil dari penelitian yang dilakukan Rumah Sakit Wythenshawe dan Universitas Manchester pada 2006 mendukung pernyataan tersebut. Dilansir oleh Research Gate, para peneliti menemukan hingga 16 spesies jamur dalam bantal bulu dan sintetis berusia satu sampai 20 tahun.

Tidak hanya jamur, bakteri dan kuman, seprai juga bisa terkontaminasi bulu binatang (kalau Anda telah menyentuh atau memelihara binatang), serbuk sari, debu dan tungau, hingga finishing agent yang dipakai dalam pembuatan seprai Anda.
Alasan Mengerikan Kenapa Seprai Tidur Harus Diganti Seminggu SekaliFoto: Thinkstock

Semua substansi yang tak terlihat itu akan semakin terasa dari seprai Anda minimal dalam sepekan. Atas alasan tersebut, Philip menganjurkan untuk rutin mencuci atau mengganti seprai minimal seminggu sekali.

Gunakan deterjen antibakteri dan air suam-suam kuku untuk mencuci seprai Anda. Apabila ada noda, gunakan deterjen langsung pada titik kotoran, kemudian Anda cuci kembali menggunakan mesin. Usahakan untuk cuci seprai secara rutin, minimal seminggu sekali.

"Kalau Anda menyentuh pup anjing di jalan, tentu Anda ingin mencuci tangan. Terapkan analog tersebut untuk seprai Anda," pungkas Philip. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com