Kamis, 20/07/2017 18:28 WIB

Viral, Beauty Blogger Dikritik Netizen Karena Ciptakan Tren Makeup Rasis

Anggi Mayasari - wolipop
Viral, Beauty Blogger Dikritik Netizen Karena Ciptakan Tren Makeup Rasis Foto: Dok. Instagram
Jakarta - Baru-baru ini seorang beauty blogger, Vika Shapel harus menghadapi beberapa serangan dan kritikan di internet karena membagikan sebuah tantangan tutorial makeup. Banyak netizen yang menghujat Vika setelah dirinya memprakarsai tantangan kecantikan yang bernada rasis untuk para pengikutnya di media sosial.

Tantangan yang dijuluki 'Chocolate Challange' ini mewajibkan Vika dan seorang temannya untuk melukis separuh wajah mereka dengan warna cokelat sehingga mengubah warna kulit putih yang mereka miliki menjadi warna lebih gelap. Ia berniat ingin menciptakan tren 'Chocolate Challange' dengan memposting foto dirinya dimana setengah bagian wajahnya dirias dengan warna sangat kontras oleh kulit cerahnya.
Viral, Beauty Blogger Dikritik Netizen Karena Ciptakan Tren Makeup RasisFoto: Dok. Instagram

"Sesuatu yang menyenangkan akan muncul di YouTube. Saya tak tahu jika ada tantangan seperti ini, tapi kita belum melihatnya, jadi saya menyebutnya The Chocolate Challange! Ayo perhatikan kulit kita berubah menjadi warna cokelat yang sangat kontras dari warna dasar kulit kita," tulis Vika di keterangan foto Instagramnya yang sekarang dihapus.

Karena telah tersebar di internet dan menjadi viral, hal tersebut tentu saja segera memicu kontroversial. Banyak netizen di Twitter yang mengkritik bahwa 'chocolate challange' memiliki kemiripan dengan makeup blackface yakni rias wajah yang dipakai orang bukan kulit hitam agar terlihat seperti seorang kulit hitam. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan yang dianggap netizen rasis, tidak sopan, dan menjijikkan.

"Chocolate challange bukan 'keragaman', atau 'sedikit bersenang-senang', atau 'bermain dengan makeup'. Ini adalah 100% blackface dan 100% rasis. TIDAK," komentar netizen dengan nama akun Twitter Laila

Blogger kecantikan yang berasal dari Amerika Serikat ini pun akhirnya meminta maaf atas tren makeup yang ia coba ciptakan itu. Vika sama sekali tak bermaksud menyakiti atau menyinggung siapapun terkait dengan masalah warna kulit.

"Saya hanya ingin melihat bagaimana tampilan saya dengan warna kulit yang lebih gelap. Saya tidak menyadari keseluruhan konsep blackface sebelum orang-orang mulai mengomentari foto itu. Saya ingin meminta maaf kepada orang-orang yang terluka atau tersinggung oleh perbuatan saya, dan itu tidak akan terjadi lagi," jelas Vika kepada Yahoo Beauty. (agm/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com