Senin, 17/07/2017 14:50 WIB

Hii! Wanita Ini Kehilangan 27 Lensa Kontak yang Ternyata Ada di Mata Sendiri

Hestianingsih - wolipop
Hii! Wanita Ini Kehilangan 27 Lensa Kontak yang Ternyata Ada di Mata Sendiri Ilsutrasi lensa kontak. Foto: thinkstock
Solihull - Hati-hati memakai lensa kontak! Jika tidak benar cara pemakaiannya bisa berakibat lensa kontak terperangkap dalam mata Anda sendiri.

Sekelompok dokter Kota Solihull, Inggris, menemukan kasus yang mengejutkan pada salah satu pasiennya. Tim dokter bedah di Solihull Hospital telah mengeluarkan 17 lensa kontak pada satu mata pasiennya.

Pasien yang merupakan wanita 67 tahun itu tidak sadar kalau lensa kontak yang dipakainya hilang. Belakangan ia merasa matanya tidak nyaman dan mengira itu hanya karena mata kering dan usia yang menua.

Tapi begitu dijadwalkan untuk melakukan operasi katarak dan melakukan pemeriksaan mata, dokter spesialis mata menemukan ada banyak lapisan lensa kontak yang bercokol di matanya.
Hii! Wanita Ini Kehilangan 27 Lensa Kontak yang Ternyata Ada di Mata SendiriIlustrasi lensa kontak. Foto: Thinkstock

Setelah 17 lensa kontak di angkat dari matanya, dokter lain kembali menemukan masih ada 10 lensa kontak lagi yang tersisa. Total, ada 27 lensa kontak yang 'hilang' dan ternyata masih berada di matanya sendiri.

"Tidak ada di antara kami yang pernah melihat ini sebelumnya," ujar Rupal Morjaria, dokter spesialis mata rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari Aop.org.uk.

Rupal melanjutkan, "Jumlah yang sangat banyak. Sedikitnya 17 lensa kontak menempel bersamaan. Kami benar-benar kaget pasien tidak menyadari itu karena bisa saja menimbulkan iritasi selama lensa kontak itu berada di matanya."

Operasi katarak pada pasien tersebut terpaksa ditunda untuk mencegah terjadinya endophthalmitis. Sebuah kondisi peradangan mata berat yang dapat mengakibatkan kebutaan.
Hii! Wanita Ini Kehilangan 27 Lensa Kontak yang Ternyata Ada di Mata SendiriIlustrasi lensa kontak. Foto: Istimewa

Dokter tidak tahu sudah berapa lama lensa-lensa kontak itu berada di dalam matanya, karena pasien pun tidak ingat dan tak menyadari kalau lensa kontaknya telah hilang. Jika operasi katarak tetap dilakukan risiko kerusakan mata akan sangat besar.

"Kalau kami tetap melakukan bisa membuat bakteri berkembang biak di sekitar conjunctiva matanya," jelas Rupal.

Sang pasien mengaku menggunakan lensa kontak bulanan selama 35 tahun terakhir. Selama pemakaian lensa kontak, ia dilaporkan tidak pernah memeriksakan matanya secara rutin. Anehnya, pasien juga tidak mengeluhkan adanya gejala-gejala terkait hilangnya lensa kontak tersebut.

"Dia cukup terkejut. Dua minggu setelah lensa kontaknya diangkat pasien tersebut mengaku matanya jadi terasa jauh lebih nyaman. Sebelumnya dia mengira rasa tidak nyaman di matanya hanya karena penuaan dan mata kering," ucap Rupal.

Ia pun mengingatkan pada para pemakai lensa kontak untuk menjaga kebersihan, kedisplinan dan rajin mengunjungi dokter mata secara rutin. Jangan sampai peristiwa pada November 2016 itu terulang kembali.

"Lensa kontak dapat dipakai setiap hari, tapi kalau pemakaiannya tidak diperhatikan dengan benar kita lihat beberapa kasus orang yang mengalami infeksi mata serius dan menyebabkan mereka kehilangan matanya," imbau Rupal. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com