Senin, 17/07/2017 13:34 WIB

Daftar 5 Negara yang Paling Banyak Melakukan Operasi Plastik

Rista Adityaputry - wolipop
Daftar 5 Negara yang Paling Banyak Melakukan Operasi Plastik Foto: Thinkstock
Jakarta - Bukan suatu hal yang baru kalau perawatan kecantikan dengan melakukan bedah plastik saat ini merupakan tren yang semakin diminati. Ada pula tren lain yang digemari karena tidak perlu melakukan prosedur pembedahan, yaitu suntik filler. Selain lebih murah, suntik filler juga lebih populer karena prosesnya yang cepat dan tidak terlalu menyakitkan.

Banyaknya prosedur bedah plastik dan perawatan nonbedah dalam sebuah negara tentu menentukan seberapa populer dan modern teknologi perawatan kecantikan di negara tersebut. International Society of Aesthetic Plastic Surgeons (ISAPS) baru saja menerbitkan daftar negara yang paling sering melakukan bedah plastik pada 2016. Tidak hanya itu, deretan jenis prosedur, baik bedah maupun nonbedah, yang dilakukan juga ditunjukkan oleh ISAPS.

Operasi pembesaran payudara masih menjadi idola di semua negara dengan jumlah prosedur mencapai 1,6 juta pada 2016. Liposuction dan operasi lipatan mata atau eyelid surgery juga menempati nomor dua dan tiga untuk prosedur terpopuler. Sedangkan, injeksi filler berupa botulinum toxin dan hyaluronic acid juga sering dilakukan hingga mencapai angka 4,9 juta dan 3,3 juta prosedur.

Untuk negara yang penduduknya paling banyak melakukan operasi plastik, berikut daftarnya yang berada di lima besar:

1. Amerika Serikat
Negara adidaya ini menempati urutan pertama negara yang paling banyak melakukan bedah plastik dengan total hingga 4,2 juta prosedur. Prosedur nonbedah, dari suntik filler, facial, hingga yang sederhana seperti waxing lebih populer dibandingkan bedah plastik dengan total prosedur hingga 2,7 juta. Sedangkan, prosedur bedah plastik sendiri memiliki total hingga 1,4 prosedur.

2. Brazil
Menyusul AS, ada Brazil yang menempati nomor dua negara yang paling banyak melakukan operasi plastik. Penduduk Brazil paling banyak melakukan prosedur brow lift, eyelid surgery, pembesaran bokong, dan rhinoplasty. Sedangkan, untuk suntik filler sepertinya warga Brazil, baik pria maupun wanita, kurang menyukainya sehingga jumlahnya cenderung sedikit, yaitu hanya 772 ribu prosedur dibandingkan dengan AS yang memiliki 1,8 juta prosedur.

3. Rusia
Rusia menempati urutan ketiga negara yang penduduknya banyak melakukan operasi plastik. Orang Rusia menyukai prosedur bedah untuk area wajah, seperti eyelid surgery, rhinoplasty, dan fat grafting atau transplantasi lemak untuk wajah tampak lebih muda.

4. Meksiko
Tidak jauh dari Rusia, ada Meksiko yang masuk dalam daftar negara paling banyak melakukan operasi plastik. Dibandingkan Rusia, orang Meksiko lebih tertarik melakukan bedah bagian tubuh, seperti pembesaran bokong dan liposuction. Penduduk negara ini juga banyak yang melakukan suntik filler dengan total mencapai 285 ribu prosedur. Namun, untuk perawatan kecantikan nonbedah ini, Meksiko masih dikalahkan oleh Italia, Turki, dan India.

5. India
Penduduk India rupanya lebih tertarik untuk melakukan prosedur nonbedah di bagian wajah dan tubuh, seperti rhinoplasty, transplantasi rambut, dan liposuction. Bahkan, untuk liposuction, India mengalahkan Rusia dan Meksiko dengan angka lebih dari 72 ribu prosedur. Dalam jenis perawatan nonbedah, India juga sangat tertarik dengan waxing dan mengalahkan Brazil, Meksiko, dan Rusia.

(eny/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177