Senin, 10/07/2017 08:40 WIB

5 Hal yang Buat Protein di Menu Dietmu Tidak Terserap Maksimal

Rista Adityaputry - wolipop
5 Hal yang Buat Protein di Menu Dietmu Tidak Terserap Maksimal Foto: Thinkstock
Jakarta - Ketika berdiet, jumlah makanan perlu dibatasi dan kandungan nutrisi perlu ditingkatkan. Sayangnya, terkadang beberapa wanita merasa kesulitan karena kurangnya panduan pasti untuk mengukur kandungan nutrisi yang dibutuhkan selama berdiet. Tidak hanya serat, ternyata protein tidak boleh dilupakan untuk dimasukkan ke dalam menu. Sebelum kamu bersuka hati karena bisa makan ayam saat berdiet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak salam takaran.

Dilansir oleh Popsugar, berikut lima hal dari ahli diet bersertifikat dari Whole Health Nutrition, Leslie Langevin, MS, RD, CD, yang perlu diwaspadai selama memasukkan protein dalam menu diet.

1. Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit
Meski kondisi tubuh dan berat badan tiap orang berbeda-beda, menurut Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit (CDC), wanita usia 19-70 tahun normalnya membutuhkan 46 gram protein. Jika tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit, kandungan protein dalam menu tentu berpotensi menyebabkan dietmu gagal. Protein memang perlu dihitung benar agar tubuh bisa memanfaatkannya secara maksimal. Caranya, ukur berat badan dalam timbangan kilogram dan kalikan dengan 0,8 untuk yang tidak terlalu aktif olahraga, 1,3 untuk yang aktif atau hamil, dan 1,8 untuk yang sangat aktif.

Solusi: Selain hitungan yang telah disebutkan sebelumnya, kamu juga perlu menuliskan jenis protein yang masuk agar bisa tetap terkontrol.

2. Kurang Variasi
Mungkin mendengar kata protein, kamu langsung memikirkan telur, daging merah, dada ayam, ikan dalam protein hewani dan tahu serta tempe di protein nabati. Namun, sebenarnya kandungan protein terdapat dalam ragam yang lebih dari itu. Ada kacang-kacangan, biji-bijian, bijian polong, dan sayuran. Makanan berprotein yang kurang bervariasi tidak hanya menyebabkan kamu bosan, tetapi juga kurangnya nutrisi lain yang lebih bermanfaat. Kamu juga bisa mendapatkan asam amino esensial dari sayuran berprotein tersebut.

Solusi: Buat rencana menu dengan mengganti jenis protein dengan rutin. Kamu juga bisa mencampurkan satu atau dua jenis makanan dengan kandungan protein yang lebih sedikit.

3. Kurang Protein Setelah Olahraga
Apalah arti diet tanpa olahraga? Olahraga ketika berdiet bukan berarti kamu akan lemas dan tidak bertenaga. Untuk itu, kamu perlu menggunakan protein untuk mengembalikan energi yang hilang. Protein penting untuk pembentukan otot, menyembuhkan otot yang nyeri, dan membuatmu menjadi lebih kuat. Setelah olahraga, rupanya tubuh lebih membutuhkan protein dengan kandungan asam amino yang bercabang, yaitu valina, leusin, dan isoleusin.

Solusi: Untuk mendapatkan kandungan tertentu itu, Leslie merekomendasikan kamu untuk mengonsumsi produk susu, telur, kacang panggang, atau smoothie dengan kandungan bubuk protein.

4. Makan Lebih dari 30 Gram Sekaligus
Protein memang sangat vital untuk membuat dietmu sukses, namun itu bukan berarti kamu langsung mengonsumsi protein yang dibutuhkan dalam sekali makan. Apalagi kalau kamu mmengonsumsinya 30 gram sekaligus. Selain berlebihan, tubuh juga tidak bisa langsung memproses protein dalam jumlah banyak.

Solusi: Cukup konsumsi protein dalam takaran 20 hingga 30 gram karena hanya dalam jumlah itu tubuh bisa menyerap protein. Bagikan jumlah tersebut dalam tiap jadwal makan dan camilan sesuai dengan kebutuhan protein harianmu.

5. Ngemil tanpa Protein
Walaupun kamu sedang berdiet, kamu masih bisa makan camilan, lho. Namun, pastikan camilanmu mampu membuatmu menahan lapar hingga jadwal makan besar tiba. Protein di sini berfungsi untuk membuatmu kenyang lebih lama. Bukan berarti kamu langsung ngemil daging hanya karena itu berprotein.

Solusi: Agar kegiatan ngemilmu maksimal, kandungan protein bisa dalam takaran 6 hingga 10 gram. Susu kedelai, selai kacang, keju, kacang panggang, yogurt, atau kacang edamame bisa jadi camilanmu selama diet.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com