Selasa, 20/06/2017 14:35 WIB

Risiko Menikah Muda Seperti Pasangan Anak SMP 15 Tahun yang Viral

Hestianingsih - wolipop
Risiko Menikah Muda Seperti Pasangan Anak SMP 15 Tahun yang Viral Pasangan anak SMP menikah muda di usia 15 tahun. Foto: dok. Amanda Safitri (Facebook)
Jakarta - Pernikahan anak SMP Amanda Safitri dan suaminya Muhammad Fitrah alias Gaston jadi viral. Pasalnya, keduanya menikah di usia yang masih sangat muda yakni 15 tahun.

Dua anak SMP ini diketahui menikah pada 17 Mei 2017, dan momen pernikahan mereka diposting di Facebook sang istri, Amanda.

"Tepat tanggal 17 mei 2017 pukul 19:00 sang saksi dan penghulu mengesah kan kami ber dua, mulai dri saksi berbicara di sana kami brusaha untk hidup mandiri,pikiran dewasa, tahan smpe kakek dan nenek:v acara nya lancar.. Makasi tmen,saudara,and yg lain udah bntu doa_- #GastonJelek," tulisnya di Facebooknya sambil mengunggah foto-foto pernikahan mereka.
Risiko Menikah Muda Seperti Pasangan Anak SMP 15 Tahun yang ViralPasangan anak SMP menikah muda di usia 15 tahun. Foto: dok. Amanda Safitri (Facebook)

Sebagian besar netizen berkomentar negatif tentang pernikahan dua anak SMP yang masih belia ini, mengingat usia pernikahan yang dianjurkan di Indonesia adalah 16 tahun untuk wanita dan 19 tahun untuk pria.

Dari kacamata psikologi, apakah menikah muda di usia masih belasan tahun bisa dikatakan sehat, atau justru lebih banyak dampak negatifnya? Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk menikah muda? Pertama-tama kamu perlu memikirka dulu tentang risiko menikah muda.

Masalah yang kerap muncul saat menikah muda adalah finansial. Finansial atau ekonomi yang belum stabil dapat memperburuk kehidupan pernikahan. Kamu harus berusaha untuk membayar tagihan listrik, rumah, dan biaya lainnya. Terlebih lagi jika kalian berdua belum memiliki karier yang mantap. Maka dari itu, alangkah baiknya kalau kamu dan pasangan menabung dulu untuk masa depan baru menikah.

Selain itu risiko pasangan menikah muda jadi stres karena pernikahan juga lebih rentan. Beberapa pasangan yang menikah muda karena tuntutan keluarga merasa belum belum siap menghadapi kehidupan pernikahan. Jika hal itu terjadi maka kamu bisa mengalami stres yang berkepanjangan. Beberapa hal dapat menimbulkan pertengkaran sehingga menyebabkan stres.

Umumnya masalah yang sering dialami pasangan menikah muda adalah keuangan dan pembagian tugas rumah tangga. Beban pikiran yang terlalu berat bisa membahayakan kesehatan fisik dan mental. Jadi pertimbangkan dengan matang mengenai keputusan untuk menikah muda, terlebih lagi di usia belasan tahun.
Risiko Menikah Muda Seperti Pasangan Anak SMP 15 Tahun yang ViralPasangan anak SMP menikah muda di usia 15 tahun. Foto: dok. Amanda Safitri (Facebook)

Maka dari itu sebelu memutuskan menikah muda bersama kekasih, yakinkan diri terlebih dahulu.Pikirkan kembali apa memang dia oramg terbaik untuk menjadi pendamping hidup.

"Sebelum pernikahan terjadi, renungkanlah dengan matang keputusan kamu. Jangan terburu-buru untuk mengambil keputusan yang besar itu. Kamu masih muda, masih banyak kesempatan untuk mendapatkan pria yang jauh lebih baik dan lebih menghargai kamu," tutur psikolog Ratih Ibrahim kepada Wolipop.

Di samping itu, masalah umum yang sering terjadi pada pasangan menikah muda adalah merasa terkungkung atau terkekang. Tidak punya kebebasan dan kehilangan waktu pribadi menjadi hal yang paling sering dikeluhkan pasangan muda.

Maka dari itu bicarakan hal tersebut dari awal, tetapkan aturan yang disepakati bersama. Asal tidak berlebihan tak ada salahnya menikmati waktu pribadi tanpa pasangan. Pasangan yang bisa menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan kehidupan pernikahan akan mampu membangun rumah tangga yang sehat. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com