Kamis, 08/06/2017 13:45 WIB

Produk Kecantikan Mengandung Merkuri Tingkat Tinggi Beredar di Online Shop

Hestianingsih - wolipop
Produk Kecantikan Mengandung Merkuri Tingkat Tinggi Beredar di Online Shop Foto: dok. Thinkstock
Singapura - Merkuri dan hidrokuinon merupakan dua bahan dalam produk kecantikan yang sudah dilarang penggunaannya atau diperjualbelikan secara bebas. Namun masih ada brand kecantikan 'nakal' yang mengedarkannya.

Straits Times melaporkan satu set produk kecantikan yang dijual secara online kedapatan memiliki kandungan merkuri tinggi dan bahan-bahan terlarang lainnya. Penggunaan dalam waktu lama dan terus-menerus bisa memicu masalah kesehatan yang serius.

Laporan dikeluarkan Health Sciences Authority (HSA) di Singapura yang mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau memakai produk bernama 'Tati Skin Care 5 in 1'. Set kecantikan ini terdiri dari krim pagi/siang, krim malam, krim perawatan, sunblock dan pembersih.

HSA mengatakan bahwa krim malam yang ada dalam set tersebut mengandung 'tingkat merkuri yang sangat tinggi', melampaui batas yang diizinkan hingga 20 ribu kali lebih banyak. Sementara krim perawatannya mengandung bahan yang sudah dilarang penggunaannya dalam dunia kecantikan seperti hidrokuinon.
Produk Kecantikan Mengandung Merkuri Tingkat Tinggi Beredar di Online ShopFoto: Dok. Health Sciences Authority

"Konsumen yang telah membeli atau memakai produk ini disarankan untukberhenti memakainya dan segera membuangnya karena penggunaan produk ini bisa memicu gangguan kesehatan serius," demikian pernyataan HSA seperti dikutip dari Straits Times.

Menurut HSA, produk tersebut dijual secara online dan diklaim '100 persen bebas bahan kimia berbahaya'. Tati Skin Care 5 in 1 juga menjanjikan kalau poroduknya '100 persen dijamin bebas merkuri' yang ditulis pada kemasan.

Tati Skin Care hanya satu dari ratusan produk kosmetik berbahaya yang beredar di pasar online. Associate Professor Chan Cheng Leng dari HSA menyatakan bahwa HSA telah menemukan lebih dari 200 penjual online yang terlibat dalam penjualan produk kosmetik tercemar bahan kimia dalam dua bulan terakhir.

"Ini menunjukkan luasnya peredaran produk-produk tersebut. Banyak penjual yang bersembunyi di balik anonimitas Internet. Konsumen perlu berhatu-hati dalam membeli produk kosmetik dengan klaim yang dilebih-lebihkan dan menjanjikan hasil cepat, karena bisa saja mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan," jelas Chan.

Pihak berwenang mengatakan akan menindak siapa saja yang menjual set produk Tati Skin Care 5 in 1. Siapapun yang menyuplai produk kesehatan maupun kecantikan ilegal harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan bisa dituntut. Jika terbukti bersalah, pelaku akan dipenjara selama-lamanya tiga tahun dan/atau didenda sebesar SGD 100 ribu atau sekitar Rp 963 juta. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com