Selasa, 06/06/2017 18:15 WIB

Pasca Perang ISIS, Inikah Gaya Melania Trump untuk Dukung Filipina?

Daniel Ngantung - wolipop
Pasca Perang ISIS, Inikah Gaya Melania Trump untuk Dukung Filipina? Foto: Getty Images
Washington D.C. - Melania Trump berhasil mencuri perhatian di Ford's Theatre Gala dengan gaun rancangan desainer Filipina. Melania muncul di tengah bayang-bayang perang melawan ISIS di Marawi, Filipina.

Adalah Monique Lhuillier, desainer asal Filipina yang merancang gaun Melania untuk hajatan yang digelar di Washington D.C., AS, Minggu (4/6/2017), tersebut. Lahir di Cebu, Filipina, Monique yang saat ini berbasis di Los Angeles, AS, telah menjadi langganan sejumlah nama besar di dunia hiburan, fashion, dan politik AS.

Pasca Perang ISIS, Inikah Gaya Melania Trump untuk Dukung Filipina?Melania Trump pakai gaun karya Monique Lhuillier untuk dukung Filipina? (Foto: Getty Images)


Berbahan sutra dengan potongan draperi yang menjuntai anggun seperti kaftan, gaun tampak sangat sesuai dengan karakter gaya elegan sang first lady.

Melania lalu menyempurnakan gayanya dengan sepasang pointed heels Manolo Blahnik berwarna senada. Dikutip dari Yahoo Style, gaun tersebut dibanderol seharga US$ 2.595 atau sekitar Rp 34,5 jutaan.

Pasca Perang ISIS, Inikah Gaya Melania Trump untuk Dukung Filipina?Melania Trump saat hendak bertolak ke Ford's Theatre Gala. (Foto: Getty Images)


Pilihan Melania untuk memilih karya Monique cukup unik mengingat sejak menjabat sebagai ibu negara, eks model asal Slovenia itu lebih sering mengenakan rancangan desainer AS dan Italia, seperti Ralph Lauren, Michael Kors, dan Dolce & Gabbana.

Di saat yang bersamaan, sorotan dunia juga sedang tertuju pada Filipina menyusul pendudukan militan Maute yang prokelompok ISIS di Marawi, Filipina Selatan. Presiden Rodrigo Duterte telah mengerahkan pasukan untuk merebut kembali daerah tersebut.

Baca Juga: Melania Trump Diserang Isu Selingkuh, Apa Kata Gedung Putih?

Pemerintah lokal menyatakan, sekitar 2 ribu warga terjebak di wilayah-wilayah yang dikuasai militan Maute yang telah mengibarkan bendera-bendera ISIS di kota Marawi.

Duterte sendiri telah memberlakukan hukum darurat militer di seluruh wilayah Mindanao sebagai respons atas krisis di Marawi. Krisis Marawi disebut Duterte sebagai awal operasi besar ISIS untuk membentuk basis di Filipina.

Pasca Perang ISIS, Inikah Gaya Melania Trump untuk Dukung Filipina?Perang ISIS di Marawi, Filipina Selatan. (Foto: Reuters/Pool)


Dua pekan lalu beredar transkrip percakapan antara Duterte dan Trump melalui sambungan telepon. Perbincangan seputar masalah keamanan dunia itu diakhiri dengan undangan kedua kepala negara untuk saling berkunjung. Hal tersebut menggambarkan hubungan diplomatik kedua negara yang cukup akrab.

Bukan tidak mungkin jika penampilan Melania itu adalah bentuk dukungan AS pada Filipina yang sedang melalui masa-masa krisis.

(dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com