Senin, 05/06/2017 17:25 WIB

Sunsilk Hijab Hunt 2017

Pesan Desy Ratnasari Hingga Nycta Gina untuk Jawara Sunsilk Hijab Hunt 2017

Arina Yulistara - wolipop
Pesan Desy Ratnasari Hingga Nycta Gina untuk Jawara Sunsilk Hijab Hunt 2017 Foto: Arina Yulistara
Jakarta - Sunsilk Hijab Hunt 2017 sudah mendapatkan juaranya. Dari 8 ribu pendaftar kemudian melakukan beberapa rangkaian audisi hingga tersisa sepuluh besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang mengikuti babak karantina selama satu minggu sejak 28 Mei hingga 4 Juni. Malam final pun telah diselenggarakan pada Minggu (4/6/2017) di Ecovention Ancol, Jakarta Timur.

Lia Karina terpilih sebagai Juara 1 Sunsilk Hijab Hunt 2017 dan Aisyah menduduki peringkat dua Sunsilk Hijab Hunt 2017. Di posisi selanjutnya ada Tamara Aisyah Sayidina yang menyabet Juara 3 Sunsilk Hijab Hunt 2017. Ada pula Ayu Putrisundari menjadi Juara Terfavorit Sunsilk Hijab Hunt 2017 dan Muawwanah sebagai Juara Terinspiratif Sunsilk Hijab Hunt 2017.
Pesan Desy Ratnasari Hingga Nycta Gina untuk Jawara Sunsilk Hijab Hunt 2017Foto: Rengga Sancaya/Detikcom

Para pemenang ajang pencarian hijabers berbakat tingkat nasional tersebut diakui juri sudah merupakan pilihan terbaik dari yang terbaik. Sulit bagi juri menentukan siapa saja juaranya, belum lagi ditambah hasil voting online maupun SMS. Nycta Gina selaku salah satu juri Sunsilk Hijab Hunt 2017 mengaku cukup puas. Gina berharap pemenangnya bisa memberikan inspirasi kepada muslimah lainnya dan pintar membawa diri karena kini dia adalah ikon.

"Buat pemenangnya mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi untuk muslimah lain di luar sana. Pemenangnya mungkin harus lebih bisa ngomong di depan public, harus lebih pintar membawa diri dalam berkomunikasi dengan siapa pun dan menjawab pertanyaan apa pun," ujar Gina saat diwawancara Wolipop di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Minggu (4/6/2017).
Pesan Desy Ratnasari Hingga Nycta Gina untuk Jawara Sunsilk Hijab Hunt 2017Foto: Arina Yulistara

Untuk yang kalah, Gina menyarankan agar tidak berkecil hati. Semua sudah menjadi pemenang hanya saja faktor keberuntungannya mungkin tidak ada di Sunsilk Hijab Hunt 2017. Menyambung pernyataan Gina, menurut Dian Pelangi tidak ada yang kalah dalam kompetisi kali ini karena semua berprestasi.

Bagi yang menang, Dian menegaskan kalau ini adalah amanah. Sebagai pemenang, hijabers juga dituntut berkelakuan baik karena akan dipandang oleh semua masyarakat. Berkelakuan baik menjadi salah satu faktor terpilihnya pemenang Sunsilk Hijab hunt 2017 menurut juri lainnya Desy Ratnasari. Jadi penilaian tak hanya lewat bakat tapi juga cara mereka bersikap ke orang lain.
Pesan Desy Ratnasari Hingga Nycta Gina untuk Jawara Sunsilk Hijab Hunt 2017Foto: Rengga Sancaya/Detikcom

Desy juga berharap juaranya bisa menginspirasi lewat pengetahuan agamanya, kepribadiannya, dan menjaga nama baik Sunsilk Hijab Hunt 2017. Untuk pemenang pertama, Lia Karina, Desy juga berharap kalau ini menunjukkan bahwa wanita berhijab juga bisa berprestasi di bidang olahraga dan menjadi atlet bukan hanya berkecimpung di dunia hiburan.

"Menurut kami Lia cukup memberikan sebuah inspirasi bahwa menjadi perempuan berhijab bisa berkarya dalam jurusan apa pun. Kita memang cari yang all package apa pun, di karantina dinilai seperti apa, pengetahuan agamanya. Kami meninginkan bahwa dengan berhijab bukan berarti tak bisa menjadi atlet, itu bisa menginspirasi perempuan lain. Karena Indonesia tak semua cabang olahraga mengizinkan orang berhijab semoga dengan munculnya Lia dapat menginspirasi Kemenpora terutama dan cabang olahraga lain maupun persatuan organisasi olahraga lain, agar menerima wanita berhijab untuk bisa berprestasi. Di luar negeri sendiri sekarang banyak kostum berhijab," jelas Desy kepada Wolipop.

(ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com