Kamis, 01/06/2017 03:17 WIB

3 Tantangan Puasa Ramadan dan Cara Mengatasinya

Anggi Mayasari - wolipop
3 Tantangan Puasa Ramadan dan Cara Mengatasinya Foto: Thinkstock
Jakarta - Menjalani puasa Ramadan berarti Anda harus siap tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam sehari. Puasa yang dijalani selama 30 hari ini tentunya ada perubahan pada kehidupan sehari-hari, mulai dari waktu beristirahat hingga pola makan. Dengan adanya perubahan ini, maka tubuh membutuhkan proses adaptasi.

Bagi yang belum terbiasa berpuasa, proses adaptasi tubuh ini menimbulkan beberapa tantanga. Berikut tiga tantangan yang dirasakan tubuh ketika berpuasa dan cara mengatasinya.

1. Merasa lapar

Rasa lapar adalah efek pertama yang jelas terasa begitu Anda menjalani puasa Ramadan. Kunci untuk mengatasi masalah ini adalah memahami bagaimana perasaan lapar datang dan pergi saat puasa. Banyak orang melaporkan bahwa kelaparan mereda setelah berpuasa beberapa hari. Pada puasa hari pertama hal yang wajar jika Anda merasa sangat lapar, namun rasa lapar itu akan mereda setelah mulai terbiasa untuk menjalani puasa Ramadan.

Agar bisa menjalani ibadah puasa Ramadan dengan baik, Anda dapat mengatasi lapar dengan mengukur seberapa banyak makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur. Selain itu menyibukkan diri dan mengacuhkan segala bentuk godaan juga dapat mengatasi rasa lapar ketika sedang berpuasa.

2. Kelelahan Fisik dan Kurang Fokus

Menjalani puasa Ramadan bukan berarti Anda libur dalam menjalankan segala aktivitas atau pekerjaan. Tak heran Andapun merasa lemas saat menjalani aktivitas dan pekerjaan mengingat Anda sedang berpuasa dan tak ada asupan gizi yang berperan sebagai energi. Kurang istirahat atau terlalu lelah dapat membuat tubuh lemas saat menjalankan puasa Ramadan. Jika tubuh lemas maka pikiran pun akan sulit untuk berkonsentrasi.

Ketika lapar dan haus di siang hari, maka seseorang mudah kehilangan fokus, maka sebaiknya Anda jangan tinggalkan untuk makan dan minum saat sahur. Beberapa orang merasa berat meninggalkan kasur dan lebih memilih melanjutkan tidur ketimbang bangun untuk makan sahur. Padahal makan dan minum saat sahur memegang peranan penting untuk menjaga tubuh tetap prima saat menjalani puasa Ramadan.

3. Bibir Kering

Bibir kering dan pecah-pecah sering terjadi saat berpuasa. Hal ini adalah sangat wajar dialami karena selama lebih dari 12 jam sehari dalam satu bulan tidak makan dan minum sama sekali. Untuk mengatasi dan mencegah bibir kering dan pecah-pecah sebaiknya penuhilah kebutuhan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat. Salah satu cara terbaik yaitu dengan minum banyak air putih dan mengonsumsi buah serta sayur di waktu sahur dan buka puasa.




(agm/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com